Home Uncategorized Insya Allah atau Insya Allah, Masya Allah atau Masya Allah

Insya Allah atau Insya Allah, Masya Allah atau Masya Allah

20


Insya Allah atau Insya Allah, Masya Allah atau Masya Allah
Tulisan Arab insya Allah dan masya Allah.(Dokumentasi pribadi.)

BEBERAPA orang biasanya menulis insya Allah atau masya Allah. Namun baru-baru ini sebagian yang lain menggunakan penulisan insha Allah atau masha Allah. Lantas mana yang benar?

Kedua bentuk penulisan itu, baik yang menggunakan sya maupun sha, boleh saja dilakukan. Kok bisa? Ya itu karena kedua kata berasal dari bahasa Arab sehingga yang menjadi patokan yaitu pengucapan atau pelafalan sesuai kaidahnya, bukan penulisan. Mari kita bahas satu per satu.

Menulis Insya Allah

Arab: Insya Allah

Latin: Insya Allah.

Arti: Jika Allah menghendaki.

Baca juga: Minal ‘Aidin wal Faizin: Arti, Penulisan, Pengucapan yang Benar

Biasanya kata Insya Allah terucap ketika kita menjanjikan seseorang untuk melakukan sesuatu. Ungkapan ini menunjukkan bahwa kita tidak akan mengetahui kepastian masa depan sebelum kita menyerahkannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tulisan Masya Allah

Arab: Insya Allah

Latin: Masya Allah.

Artinya : Apa yang dikehendaki Tuhan.

Baca juga: Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum dan Cara Menjawab

Penggunaan kata masya Allah biasanya diungkapkan seorang muslim untuk menunjukkan kekaguman terhadap seseorang, sesuatu, atau kejadian. Kekaguman itu berakhir pada kesadaran bahwa semua merupakan ciptaan dan kehendak Allah.

Asal perbedaan sy dan sh

Kita lihat perbedaan penulisan insya Allah dengan insha Allah atau masya Allah dengan masha Allah hanya terletak pada kata sy dan sh sebagai penulisan huruf ش. Sejatinya Indonesia menggunakan penulisan sy untuk transliterasi huruf ش atau ditulis syin yang merupakan huruf ke-13 dalam urutan abjad Arab.

Baca juga: Kisah Abdullah bin Jakfar Kagumi Budak Beri Makan Anjing Kelaparan

Transliterasi huruf ش menjadi shin (sh) biasanya dipakai di luar negeri seperti Inggris dan Amerika Serikat. Jadi di sana, mereka biasanya menulis insha Allah dan masha Allah.

Kuncinya Insya Allah

Karena itu, tidak masalah jika mau menggunakan penulisan insya Allah atau insha Allah dan masya Allah atau masha Allah. Yang jadi masalah yaitu jika pengucapannya tidak benar sesuai kaidah bahasa Arab.

Baca juga: Idgham Bilaghunnah, Bagaimana Cara Membacanya?

Kunci permasalahan pengucapan Insya Allah atau Insya Allah dan Masya Allah atau Masha Allah ada pada pengucapan huruf ش. Artinya, jika pengucapan huruf ش salah, berarti salah mengucapkan kehendak Tuhan/kehendak Tuhan atau masya Allah/masha Allah. Jika pengucapan huruf ش benar, berarti benar mengucapkan insya Allah/insya Allah atau masya Allah/masya Allah.

Pengucapan huruf ش

Makhraj atau tempat keluarnya huruf ش terletak pada bagian tengah lidah dan bagian tengah langit-langit atas. Cara pengucapannya adalah suara angin yang bertiup kencang (sya) seperti dilansir dari www.hariaspriyono.com.

Baca juga: Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ditulis dalam Bahasa Arab dan Latin Benar

Berikut sifat-sifat huruf ش.

di dalam. Dibaca samar (ham).
B. Lembut (rakhwah).
c. Merendah (istifal).
D. Terbuka (infitah).
e. Menyebar (tafasysyi).

Baca juga: Menulis Innalillahiwainnailaihirojiun Bahasa Arab yang Benar

Nah, itulah pokok permasalahan penulisan Insya Allah/ Insya Allah atau masya Allah/ masya Allah. Intinya kalau mau tulis insya Allah, insya Allah, insya Allah, in sya Allah, in sya Allah, insya Allah, insya Allah, atau apalah pun, tidak masalah. Hal yang sama berlaku untuk firman Tuhan.

Kenapa? Kita sudah tahu kan jawabannya sekarang. Bukan soal penulisan insya Allah atau masya Allah tetapi yang terpenting yaitu pengucapan atau pelafalan huruf ش atau syin/shin harus benar dan tepat sehingga tidak mengubah arti. (Z-2)



Source link