Home Uncategorized Pelajar Disabilitas Dilibatkan dalam Edukasi Gaya Hidup Berkelanjutan

Pelajar Disabilitas Dilibatkan dalam Edukasi Gaya Hidup Berkelanjutan

3


Pelajar Disabilitas Dilibatkan dalam Edukasi Gaya Hidup Berkelanjutan
Ilustrasi(Dok Chandra Asri)

EDUKASI mengenai gaya hidup berkelanjutan dinilai perlu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas, agar upaya pengurangan sampah dan perubahan perilaku ramah lingkungan dapat berjalan lebih inklusif. Pendekatan tersebut kini mulai dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif yang menggabungkan pengalaman rekreasi, interaksi sosial, dan pembelajaran lingkungan.

Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Cinema Experience yang melibatkan lebih dari 150 pelajar disabilitas dari wilayah Jabodetabek. Kegiatan menonton film di bioskop tersebut dirancang tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga ruang pembelajaran mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya sebagai langkah sederhana yang berdampak bagi lingkungan.

Program ini merupakan bagian dari kampanye keberlanjutan Indonesia Asri yang dijalankan oleh Chandra Asri Group melalui pilar Inclusion & Diversity bekerja sama dengan organisasi Kitaoneus. Melalui kolaborasi tersebut, edukasi lingkungan dikemas dalam aktivitas yang lebih interaktif dan mudah diakses oleh peserta.

Dalam kegiatan tersebut, komunitas Indonesia Asri atau Sobat Asri turut terlibat sebagai relawan yang mendampingi peserta selama acara berlangsung. Para volunteer juga memberikan pengenalan mengenai jenis-jenis sampah serta cara melakukan pemilahan sampah dalam kehidupan sehari-hari.

Selain memperkenalkan praktik sederhana seperti memilah sampah, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan perubahan perilaku yang lebih berkelanjutan.

Head of Corporate Communications Chandra Asri Group Chrysanthi Tarigan mengatakan upaya membangun kesadaran lingkungan perlu dilakukan secara inklusif agar seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat.

“Sebagai kampanye keberlanjutan, Indonesia Asri haruslah bersifat inklusif. Perubahan perilaku terhadap lingkungan akan semakin kuat apabila seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat,” ujarnya.

Menurut dia, kampanye keberlanjutan juga perlu hadir dalam bentuk aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari agar lebih mudah dipahami dan dijalankan

masyarakat.

“Melalui Indonesia Asri, kami ingin menghadirkan gerakan yang dekat dan relevan, dan dapat dijalankan oleh siapa saja, termasuk melalui kebiasaan sederhana seperti memilah sampah,” kata Chrysanthi.

Ia menambahkan, kolaborasi bersama Kitaoneus dalam kegiatan serupa telah dilakukan untuk ketiga kalinya sebagai bagian dari penguatan kampanye keberlanjutan yang inklusif.

Ketua Kitaoneus Maria Ulfah Hilmy menilai keterlibatan volunteer dalam kegiatan tersebut turut menciptakan ruang interaksi sosial yang positif bagi para pelajar disabilitas.

“Kolaborasi bersama komunitas Indonesia Asri menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi para pelajar disabilitas,” ujarnya.

Melalui pendekatan yang lebih inklusif, edukasi mengenai pemilahan sampah diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan sehari-hari di tengah masyarakat. Upaya tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberlanjutan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab kelompok tertentu, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. (E-4)



Source link