Home Uncategorized Mancini Ingin Rebut Kembali Hati Suporter Italia

Mancini Ingin Rebut Kembali Hati Suporter Italia

1


Mancini Ingin Rebut Kembali Hati Suporter Italia
Pelatih timnas Italia Roberto Mancini.(AFP/Filippo MONTEFORTE)

ROBERTO Mancini resmi memulai periode keduanya sebagai pelatih kepala tim nasional Italia. Eks arsitek Manchester City tersebut langsung mematok target tinggi untuk membawa Gli Azzurri kembali bertengger di puncak kejayaan sepak bola dunia.

“Kami menandatangani kontrak berdurasi empat tahun. Saya berharap bisa memenangkan satu, atau bahkan dua trofi penting, lalu bertahan lebih lama jika memungkinkan,” ujar Mancini dalam keterangannya melalui laman resmi Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Kamis (30/7).

Pelatih berusia 61 tahun itu berambisi memutus tren negatif Italia yang absen di tiga edisi Piala Dunia terakhir. Mancini sendiri merupakan sosok yang mempersembahkan gelar mayor terakhir bagi Italia saat menjuarai Euro 2020.

Pada periode pertamanya (2018–2023), Mancini membawa Gli Azzurri mengukir rekor fantastis 37 laga tak terpisahkan, rekor dunia yang baru saja dilampaui timnas Spanyol pada tahun ini.

Mancini tidak memungkiri bahwa keputusannya mengundurkan diri secara mendadak pada 2023 demi melatih timnas Arab Saudi sempat memicu kontroversi publik. Oleh karena itu, periode kedua ini ia jadikan momentum untuk penebusan dosa.

“Saya akan berusaha membuat Italia tampil indah dan bermain sangat baik agar para suporter kembali jatuh cinta, serta memaafkan apa yang terjadi di masa lalu,” ujarnya.

Selain memperbaiki hubungan dengan pendukung, Mancini menggarisbawahi dua misi utamanya: mengembalikan kebanggaan suporter dan meloloskan Italia ke putaran final Piala Dunia.

“Saya ingin memastikan anak-anak, seperti keponakan saya yang berusia 12 tahun yang belum pernah melihat Italia tampil di Piala Dunia, akhirnya mendapat kesempatan untuk menyaksikannya,” tegas Mancini sembari mengimbau klub-klub Serie A agar lebih berani mempromosikan pemain muda lokal.

Penunjukan kembali Mancini terjadi setelah proses negosiasi FIGC dengan Andrea Pirlo batal di tengah jalan. Langkah Pirlo terganjal akibat keterikatannya dengan perusahaan taruhan asal Rusia, yang turut berimbas pada mundurnya Paolo Maldini dan Leonardo dari jajaran manajerial FIGC.

Dalam struktur baru ini, Presiden FIGC Giovanni Malago juga menunjuk pelatih veteran Claudio Ranieri (74) sebagai Direktur Teknik. Ranieri akan bertanggung jawab mengawasi operasional teknis serta strategi pengembangan sepak bola elite timnas Italia.

Mancini dijadwalkan melakoni laga debutnya pada periode kedua ini saat Italia menjamu Belgia dalam lanjutan UEFA Nations League di Roma pada 25 September 2026, disusul laga melawan Turki di Bologna pada 5 Oktober 2026.

(Semut/P-4)



Source link