Home Uncategorized Menangi Etape ke-14 Tour de France, Tadej Pogacar Sama Rekor Andre Leducq

Menangi Etape ke-14 Tour de France, Tadej Pogacar Sama Rekor Andre Leducq

2


Menangi Etape ke-14 Tour de France, Tadej Pogacar Sama Rekor Andre Leducq
Pembalap Slovenia dari UAE Team Emirates – XRG, Tadej Pogacar(AFP/Anne-Christine Poujoulat)

JUARA bertahan Tour de France, Tadej Pogacar, melanjutkan dominasinya di jalanan Prancis. Pembalap andalan tim UAE Emirates XRG asal Slovenia tersebut sukses memenangi etape ke-14 yang tangguh pada Sabtu (18/7) waktu setempat, sekaligus memperkokoh posisinya di puncak klasemen umum sebagai pemegang jersey kuning (maillot jaune).

Etape ke-14 yang mengambil rute dari Mulhouse menuju Le Markstein Fellering ini menjadi kemenangan etape keempat bagi Pogacar sepanjang edisi Tour de France tahun ini. Kemenangan diraih secara dramatis setelah ia meluncurkan serangan solo pada tanjakan terakhir, Col du Haag, dan melaju sendirian melintasi garis finis.

“Hari ini saya harus mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar yang datang ke pinggir jalan. Itu adalah sesuatu yang tak terlupakan. Saya belum pernah melihat hal seperti ini,” ujar Pogacar seperti dikutip dari laman resmi Tour de France, Minggu (19/7.

Hasil manis di Pegunungan Vosges ini menandai kemenangan etape ke-25 sepanjang karier profesional Pogacar di Tour de France. Catatan ini membuatnya resmi menyamai rekor legenda balap sepeda Prancis, Andre Leducq.

Kini, pembalap berusia 27 tahun tersebut hanya terpaut dari tiga pembalap legendaris dengan rekor kemenangan etape terbanyak dalam sejarah, yaitu:

  • Mark Cavendish: 35 Kemenangan Etape
  • Eddy Merckx: 34 Kemenangan Etape
  • Bernard Hinault: 28 Kemenangan Etape

Etape sepanjang 155,3 kilometer ini menjadi ujian fisik yang berat karena menyajikan empat tanjakan utama dengan total elevasi mencapai 3.800 meter. Balapan sempat diwarnai oleh kelompok pelarian (breakaway). Namun, keunggulan mereka terkikis habis saat tim-tim papan atas menaikkan tempo menjelang tanjakan akhir.

Serangan sempat dilancarkan oleh rival utamanya, Jonas Vingegaard, yang memecah kelompok favorit. Namun, Pogacar merespons secara brilian lewat akselerasi eksplosif tepat di titik jalan dengan tingkat kemiringan ekstrem mencapai 16 persen.

“Kami sudah menargetkan etape ini sejak awal. Saya merasa sangat baik dan memanfaatkan kesempatan pada dua kilometer terakhir,” kata Pogacar.
=

Dominasi tim UAE Emirates XRG kian lengkap setelah rekan setim Pogacar, Isaac del Toro, berhasil finis di urutan kedua, mengamankan posisi satu-dua (1-2 finish) yang sempurna bagi tim. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh pembalap muda tuan rumah, Paul Seixas dari tim Decathlon CMA CGM. Bagi Seixas, hasil ini membawanya merebut jersey putih sebagai pemimpin klasifikasi pembalap muda terbaik.

Memasuki minggu terakhir balapan dengan keunggulan yang kian melebar di klasemen umum, Pogacar menegaskan bahwa timnya tidak akan lengah dan langsung bersiap menatap etape berikutnya yang diprediksi jauh lebih menguras tenaga.

“Besok akan menjadi hari yang sulit bagi kami, tetapi kami siap bertarung dan melihat apa yang terjadi. Akan ada banyak kemungkinan,” tutup Pogacar. (Ant/P-4)



Source link