Home Uncategorized Pangkas Pasukan di Eropa, Pentagon Mendadak Batalkan Pengiriman Brigade ke Polandia

Pangkas Pasukan di Eropa, Pentagon Mendadak Batalkan Pengiriman Brigade ke Polandia

1


Pangkas Pasukan di Eropa, Pentagon Mendadak Batalkan Pengiriman Brigade ke Polandia
Ilustrasi. (Agung)

PENTAGON secara mendadak membatalkan pengerahan brigade lapis baja ke Polandia, langkah besar dalam rencana Presiden Donald Trump untuk memperkecil postur militer Amerika Serikat di Eropa. Keputusan yang mengejutkan banyak pejabat militer ini menandai pergeseran drastis dalam strategi pertahanan transatlantik.

Pembatalan ini menyusul pengumuman Pentagon awal bulan ini mengenai penarikan 5.000 tentara dari Jerman. Keputusan tersebut dipublikasikan setelah Trump menyatakan keberatan atas kritik Kanselir Jerman, Friedrich Merz, terhadap penanganan perang dengan Iran oleh Gedung Putih.

Interupsi di Tengah Jalan

Pembatalan pengerahan Tim Tempur Brigade Lapis Baja ke-2 dari Divisi Kavaleri ke-1, yang melibatkan lebih dari 4.000 personel, merupakan bagian dari rekonfigurasi luas kehadiran militer AS. Menariknya, Menteri Pertahanan Pete Hegseth mempercepat pemangkasan ini melampaui rekomendasi awal para komandan militer.

Beberapa peralatan dan personel dari brigade yang dijuluki brigade Black Jack ini bahkan dilaporkan sudah dalam perjalanan menuju Eropa ketika perintah pembatalan dikeluarkan. Padahal, awal Mei lalu, brigade ini baru saja mengadakan upacara pelepasan resmi di Fort Hood, Texas.

Fakta Penarikan Pasukan AS:

  • Polandia: Pembatalan pengiriman 4.000 tentara brigade lapis baja.
  • Jerman: Penarikan 5.000 personel yang sudah diumumkan sebelumnya.
  • Target Berikutnya: Trump mengancam akan menarik pasukan dari Italia dan Spanyol.
  • Tujuan Jangka Panjang: Memastikan sekutu Eropa memikul beban utama pertahanan konvensional.

Dampak Geopolitik dan Respons NATO

Langkah ini diprediksi akan menimbulkan kekhawatiran di Polandia. Menteri Pertahanan Nasional Polandia, Władysław Kosiniak-Kamysz, menyatakan melalui media sosial bahwa pembatalan tersebut tidak mengkhawatirkan Polandia secara spesifik, melainkan bagian dari perubahan kehadiran AS di Eropa secara umum.

Namun, kebijakan ini membawa level pasukan AS di Eropa kembali ke titik tahun 2022, sebelum invasi Rusia ke Ukraina. Pentagon juga membatalkan keputusan era pemerintahan Biden untuk menempatkan batalion rudal jarak jauh konvensional di Jerman serta menarik brigade tempur dari Rumania tahun lalu.

Strategi Pertahanan Nasional Baru

Dalam Strategi Pertahanan Nasional yang diterbitkan Januari lalu, Pentagon menegaskan bahwa fokus utama militer AS kini beralih ke pertahanan dalam negeri (Homeland Defense) dan kawasan Indo-Pasifik.

“Sekutu dan mitra kami di tempat lain akan mengambil tanggung jawab utama atas pertahanan mereka sendiri dengan dukungan yang lebih terbatas dari pasukan Amerika,” tulis dokumen tersebut.

Meskipun pejabat senior NATO menyatakan aliansi akan tetap mempertahankan kehadiran kuat di sayap timur, percepatan penarikan pasukan oleh pemerintahan Trump ini mengirimkan sinyal yang tidak bisa diabaikan mengenai berkurangnya peran militer langsung Amerika di benua biru. (WSJ/I-2)



Source link