{"id":7831,"date":"2024-09-01T21:57:13","date_gmt":"2024-09-01T21:57:13","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=7831"},"modified":"2024-09-01T21:57:13","modified_gmt":"2024-09-01T21:57:13","slug":"banjir-di-kabupaten-sanggau-193-kepala-keluarga-terdampak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=7831","title":{"rendered":"Banjir di Kabupaten Sanggau, 193 Kepala Keluarga Terdampak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/cdn-cgi\/image\/width=800,quality=80,format=webp\/https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2024\/09\/01\/1725187202_824feda77ac4aee8646a.jpg\" alt=\"Banjir di Kabupaten Sanggau, 193 Kepala Keluarga Terdampak\"\/><br \/>\nBanjir di Kabupaten Sanggau, Kalimatan Barat.(BPBD Kabupaten Sanggau. )<\/p>\n<p dir=\"ltr\" id=\"docs-internal-guid-6e3f29a8-7fff-5d87-b6c0-4f2c179aa78e\">\n<p dir=\"ltr\">\u2063\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">BANJIR yang terjadi sejak Jumat (30\/8) sore masih merendam dua desa di Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (31\/8). Banjir yang diakibatkan oleh luapan sungai itu mengakibatkan 193 kepala keluarga (KK) terdampak. <\/p>\n<p>Baca juga: Banjir Dua Desa di Kabupaten Sanggau\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u2063\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Berdasarkan data yang diterima oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat dua desa yang terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Mengkiang dan Sungai Biang ini, yakni Desa Balai Sebut di Kecamatan Jangkang dan Desa Rambin di Kecamatan Kapuas. \u2063\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u2063 <\/p>\n<p>Baca juga: 2.299 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Aceh Singkil\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201c Sedangkan untuk kerugian materil sedikitnya 175 unit rumah terendam (masih terus dalam pendataan), serta satu unit sarana ibadah, satu unit fasilitas pendidikan dan satu unit fasilitas kesehatan terdampak,\u201d ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB\u00a0 Abdul Muhari, Minggu (1\/9).\n<\/p>\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara itu dilaporkan juga\u00a0 113.63 hektare lahan kebun karet serta kebun kelapa sawit dan empat hektare area sawah terdampak akibat banjir ini dan masih terus terus dilakukan pendataan oleh tim kaji cepat.  <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0BNPB: Empat Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang Kabupaten Dogiyai\n<\/p>\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut yang disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau pada Sabtu (31\/8) pukul 14.46 waktu setempat, tinggi muka air (TMA) di lokasi terdampak terjadi penurunan sekitar 50 cm dari sebelumnya yang sempat mencapai 200 cm, saat ini terpantau bervariasi mulai dari 15-150 cm.\n<\/p>\n<\/p>\n<p>Baca juga: Sungai Kobe Meluap, Desa di Halmahera Tengah Terendam Banjir\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">BPBD Kabupaten Sanggau dan BPBD Provinsi Kalimantan Barat, ujar Abdul, beserta petugas gabungan masih terus melakukan koordinasi dengan aparat kecamatan serta desa setempat dan terus melakukan upaya penanganan\u00a0 terhadap warga terdampak.\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u2063\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cBNPB mengimbau kepada\u00a0 masyarakat Kabupaten Sanggau untuk tetap waspada terhadap adanya potensi banjir susulan akibat dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi,\u201d tukasnya. (H-3)\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u2063\n<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u2063\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/697407\/banjir-di-kabupaten-sanggau-193-kepala-keluarga-terdampak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjir di Kabupaten Sanggau, Kalimatan Barat.(BPBD Kabupaten Sanggau. ) \u2063 BANJIR yang terjadi sejak Jumat (30\/8) sore masih merendam dua desa di Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (31\/8). Banjir yang diakibatkan oleh luapan sungai itu mengakibatkan 193 kepala keluarga (KK) terdampak. Baca juga: Banjir Dua Desa di Kabupaten Sanggau \u2063 Berdasarkan data yang diterima [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7832,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[34],"tags":[],"class_list":["post-7831","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-dalam-negeri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7831","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7831"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7831\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7844,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7831\/revisions\/7844"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7832"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7831"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}