{"id":7015,"date":"2025-06-25T22:41:05","date_gmt":"2025-06-25T22:41:05","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=7015"},"modified":"2025-06-25T22:41:06","modified_gmt":"2025-06-25T22:41:06","slug":"upaya-lestarikan-budaya-pj-gubernur-jateng-gelar-wayang-kulit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=7015","title":{"rendered":"Upaya Lestarikan Budaya, Pj Gubernur Jateng Gelar Wayang Kulit"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/cdn-cgi\/image\/width=800,quality=80,format=webp\/https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2024\/08\/15\/1723688524_a3dfe0783e72a15ae843.jpg\" alt=\"Upaya Lestarikan Budaya, Pj Gubernur Jateng Gelar Wayang Kulit\"\/><br \/>\nPj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana (kiri) menyerahkan wayang Semar kepada dalang Ki Warseno Slenk(MI\/HO)<\/p>\n<p>PENJABAT (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menggelar pagelaran wayang kulit di halaman kantornya, Rabu (14\/8). <\/p>\n<p>Acara tersebut digelar dalam rangkaian memperingati hari jadi ke-79 Provinsi Jawa Tengah.\n<\/p>\n<p>Dalam perhelatan itu, Dalang Ki Warseni Slenk dihadirkan dengan lakon &#8220;Semar Kembar-Sembadra Larung&#8221;.  <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Sambut Hari Wayang Sedunia, Boyolali Gelar Festival Dalang Bocah\n<\/p>\n<p>Sebelumnya, turut menghibur para penikmat wayang, yakni aksi dalang kembar asal Semarang Bagas Satyanegara (Satya) dan Brata Satrianegara (Satria) membawa lakon &#8220;Jarasandha Lena&#8221;.\n<\/p>\n<p>&#8220;Ini untuk memperingati hari jadi ke-79 Provinsi Jawa Tengah, juga dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus. Sekaligus untuk menggali dan melestarikan budaya bangsa,&#8221; kata Nana Sudjana dalam sambutannya.\n<\/p>\n<p>Wayang kulit, yang telah tercatat sebagai warisan budaya tak benda UNESCO, merupakan kebanggaan bagi masyarakat Jawa. Sehingga layak untuk dilestarikan dan dikembangkan. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Dalang Cilik Yusuf Wikrama Tungga asal Semarang Ingin Lestarikan Seni Wayang\n<\/p>\n<p>&#8220;Terbukti wayang kulit tidak hanya digemari di Jawa tetapi sudah masuk ranah Indonesia, sudah go international. Budaya ini harus kita lestarikan,&#8221; katanya.\n<\/p>\n<p>Nana mengatakan, pagelaran wayang kulit bukan sekadar pertunjukan. Terdapat nilai luhur, termasuk tuntunan kehidupan sehari-hari. Dalam ceritanya juga memberikan pesan moral yang mengajak masyarakat lebih bijaksana dan lebih mulia.\n<\/p>\n<p>Sebagaimana cerita &#8220;Semar Kembar-Sembadra Larung&#8221;. Di tengah banyaknya keserakahan dunia dan perilaku buruk, kebaikan selalu menjadi pemenangnya.  <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Catatkan Kinerja Positif, Nana Sudjana Raih Penghargaan \u00a0Most Inspiring Leader\n<\/p>\n<p>&#8220;Ini mengandung edukasi. Apalagi nanti kita akan menghadapi Pilkada serentak. Kita harapkan dari pertunjukan ini, Jateng tetap damai, adem, dan kondusif,&#8221; kata Nana.\n<\/p>\n<p>Acara dimulai dengan simbolis penyerahan wayang Semar oleh Nana didampingi Pangdam IV\/Diponegoro Deddy Suryadi dan Sekda Jateng Sumarno kepada dalang Ki Warseno Slenk.\n<\/p>\n<p>Adapun, perhatian Pemprov Jateng pada bidang kebudayaan khususnya seni tradisional sangat besar. Mulai tahun 2018, bantuan alat seni karawitan atau gamelan terus digelontorkan.\n<\/p>\n<p>Setidaknya ratusan kelompok seni tradisional di ratusan desa menerima manfaat bantuan tersebut. Bahkan yang seni tradisionalnya sempat redup maupun mati, dapat kembali\u00a0dihidupkan.\u00a0(RO\/Z-1)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/692913\/upaya-lestarikan-budaya-pj-gubernur-jateng-gelar-wayang-kulit\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana (kiri) menyerahkan wayang Semar kepada dalang Ki Warseno Slenk(MI\/HO) PENJABAT (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menggelar pagelaran wayang kulit di halaman kantornya, Rabu (14\/8). Acara tersebut digelar dalam rangkaian memperingati hari jadi ke-79 Provinsi Jawa Tengah. Dalam perhelatan itu, Dalang Ki Warseni Slenk dihadirkan dengan lakon &#8220;Semar Kembar-Sembadra [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7016,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[34],"tags":[],"class_list":["post-7015","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-dalam-negeri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7015","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7015"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7015\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10452,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7015\/revisions\/10452"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7016"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}