{"id":6414,"date":"2025-08-12T23:34:30","date_gmt":"2025-08-12T23:34:30","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=6414"},"modified":"2025-08-12T23:34:31","modified_gmt":"2025-08-12T23:34:31","slug":"akhir-era-emas-olimpiade","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=6414","title":{"rendered":"Akhir Era Emas Olimpiade"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/cdn-cgi\/image\/width=800,quality=80\/https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2024\/08\/3dc9bc4faf9b047a5761f50bf295686b.jpg\" alt=\"Akhir Era Emas Olimpiade\"\/><br \/>\nSuryopratomo Pemerhati Sepak Bola(Seno)<\/p>\n<p>CABANG olahraga yang membawa Indonesia masuk era emas Olimpiade, bulu tangkis,\u00a0terancam gagal untuk bisa mempertahankan perolehan medali dalam\u00a0ajang Olimpiade Paris 2024. Satu-satunya yang tersisa ialah tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang mampu melaju ke babak delapan besar. Namun,\u00a0lawan yang harus dihadapi ialah pemain-pemain papan atas termasuk pemain asal Thailand Ratchanok Itanon\u00a0pada\u00a0perempat final.<\/p>\n<p>Harapan terakhir di kelompok putra, pasangan Fajar Alfian\/Muhammad Rian Ardianto,\u00a0sudah terhenti lebih dulu. Fajar dan Rian tidak mampu menahan laju pasangan\u00a0Tiongkok\u00a0Liang Weikeng\/Wang Chang\u00a0pada\u00a0perempat final.\n<\/p>\n<p>Tradisi emas Olimpiade dikhawatirkan akan terhenti di Paris. Tiga cabang yang masih tersisa,\u00a0yaitu atletik, angkat besi, dan panjat tebing,\u00a0belum punya tradisi meraih medali emas. Tentu menjadi pertanyaan apa arti kegagalan\u00a0pada\u00a0pesta olahraga musim panas empat tahunan itu\u00a0bagi Indonesia? Olimpiade merupakan ajang bagi bangsa-bangsa di dunia untuk menunjukkan keunggulan generasi muda mereka. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Harapan PBSI pada Fajar\/Rian dan Gregoria\n<\/p>\n<p>Oleh karena itu,\u00a0tampil dalam\u00a0Olimpiade bukanlah sekadar berpartisipasi. Di balik itu,\u00a0ada kesungguhan, kemauan,\u00a0dan\u00a0keinginan untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar tidak gagal di puncak penyelenggaraan pesta olahraga dunia.\n<\/p>\n<p>Masih ingat bagaimana perjuangan Indonesia untuk bisa menembus era emas\u00a0pada\u00a0Olimpiade Barcelona 1992. Sekretaris Jenderal PBSI Mangombar Ferdinand Siregar menyiapkan peta jalan untuk bisa menembus era emas.\n<\/p>\n<p>Almarhum MF Siregar merupakan teknokrat olahraga yang dibina sejak zaman Bung Karno. Ia\u00a0merupakan\u00a0sarjana olahraga yang mengerti betul bagaimana pembinaan atlet harus dilakukan. MF Siregar merupakan master dalam bidang\u00a0physical education\u00a0dari Springfield College, Massachusetts, Boston, Amerika Serikat. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Asian Games Berakhir Besok, Medali Indonesia Mager di Peringkat 13\n<\/p>\n<p>Latar belakang sebagai pembina renang membuat segala sesuatu harus terukur. Renang merupakan olahraga terukur\u00a0dengan\u00a0kemenangan seorang atlet bisa diketahui dari catatan kecepatan yang bisa diraih seorang atlet saat mempersiapkan diri menjelang kejuaraan.\n<\/p>\n<p>Bulu tangkis bukanlah olahraga terukur, melainkan olahraga permainan. Namun,\u00a0oleh MF Siregar,\u00a0semua yang kualitatif diterjemahkan ke dalam data kuantitatif sehingga bisa diukur tingkat kemajuan dan peluang kemenangannya.\n<\/p>\n<p>Hasil persiapan panjang yang dilakukan MF Siregar membuat Indonesia membuat sejarah besar. Pertama kalinya\u00a0Indonesia Raya\u00a0berkumandang di ajang Olimpiade. Tidak tanggung-tanggung,\u00a0dua kali lagu kebangsaan Indonesia itu diperdengarkan untuk &#8216;pengantin bulu tangkis&#8217; Susy Susanti dan Alan Budikusuma. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Bulu Tangkis Bidik 3 Medali Emas di Asian Games Hangzhou 2022\n<\/p>\n<p>Pertanyaannya, apakah ada proses seperti yang dilakukan MF Siregar dalam persiapan atlet Indonesia ke Olimpiade Paris kali ini? Para pejabat dan pembina olahraga yang harus berani jujur mengevaluasi diri dari kegagalan itu.\n<\/p>\n<p>Prestasi olahraga\u00a0ialah proses, bukan sesuatu yang terjadi dengan sendirinya.\u00a0Citius, fortius, altius\u00a0yang menjadi motto Olimpiade mensyaratkan bahwa mereka yang bisa lebih cepat, lebih kuat, dan lebih tinggilah yang akan menjadi juara.\n<\/p>\n<p>Untuk itu,\u00a0dibutuhkan komitmen dari semua pihak. Paling pertama\u00a0ialah semua harus rela mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran. MF Siregar dengan tekun mencatat kemajuan dari setiap atlet bulu tangkis yang dibina. Ia perhatikan juga catatan dari pemain negara lain yang akan dihadapi di Barcelona. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Gregoria Wakil Indonesia Tersisa di Bulu Tangkis, CdM: Mohon Doa dan Dukungannya\n<\/p>\n<p>Semua catatan itu diberikan kepada para pelatih sebagai bahan perbaikan. Mereka berdiskusi secara intensif bagaimana agar semua program bisa dijalankan dengan baik.\n<\/p>\n<p>Di mana peran negara? Negara hadir untuk menyediakan semua kebutuhan yang diperlukan. Negara mengerahkan semua sumber daya yang dimiliki untuk membantu pembina dan pelatih menjalankan program\u00a0mereka.\n<\/p>\n<p>Atlet diminta untuk berlatih lebih keras. Kita beruntung ketika itu mempunyai atlet seperti Susy Susanti yang paham akan tanggung jawab pribadi yang harus dilakukan untuk meraih keberhasilan. Ada Alan dan Ardy Wiranata yang mau spartan melakukan latihan.\n<\/p>\n<p>Karakter atlet harus dibentuk agar tidak mudah menyerah. Mental pemain harus ditempa agar tidak merasa kecil hati dan memiliki kepercayaan diri tinggi. Semua harus menempatkan bahwa mengharumkan nama bangsa menjadi tujuan utama.\n<\/p>\n<p>Keberhasilan meraih medali Olimpiade nilainya lebih tinggi daripada materi. Pemain tenis sekelas Novak Djokovic dan Rafael Nadal\u00a0dan\u00a0bintang NBA seperti LeBron James mau tampil di ajang Olimpiade jelas bukan karena uang,\u00a0melainkan\u00a0karena ingin mempersembahkan yang terbaik kepada negara\u00a0mereka.\n<\/p>\n<\/p>\n<p>Indonesia\u00a0emas\n<\/p>\n<p>Filosofi pembinaan seperti itulah yang semakin langka kita miliki. Padahal,\u00a0pembinaan olahraga tidak bisa dilepaskan dari sains dan teknologi. Proses pembinaan harus berbasis kepada ilmu pengetahuan.\n<\/p>\n<p>Atlet sepeda Tadej Pogacar mampu memenangi Tour de France yang menempuh jarak 3.498 km selama tiga pekan. Bukan hanya karena terampil mengendarai sepeda,\u00a0melainkan ia juga memiliki fisik yang kuat karena konsumsi makanan yang begitu terukur oleh ahli nutrisi yang mendampinginya sepanjang balapan.\n<\/p>\n<p>Dalam upaya meraih Indonesia\u00a0emas 2045, kita harus mampu melahirkan manusia-manusia unggul. Mereka harus dipacu untuk bisa menjadi yang terbaik dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain.\n<\/p>\n<p>Termasuk dalam pembinaan olahraga, kita harus memiliki orang-orang yang ahli dalam bidang olahraga. Kita perlu memiliki teknokrat yang memang ahli di banyak bidang,\u00a0termasuk olahraga. Berulang\u00a0kali kita sampaikan, kita harus mengirim putra-putra terbaik agar menggeluti ilmu di bidang keolahragaan seperti MF Siregar.\n<\/p>\n<p>Pembagian tugas berdasarkan keahlian menjadi prasyarat dalam pembinaan olahraga. Yang namanya pejabat tidak perlu turun menangani urusan teknis karena ia bukan ahli di bidang itu.\n<\/p>\n<p>Pesan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Anthony Blinken saat berbicara di Lee Kuan Yew School of Public Policy pantas untuk disimak. Kata Blinken, sebagai pejabat negara,\u00a0ia tidak perlu bicara masalah politik dan terlibat dalam urusan pemilihan presiden. Tugas seorang menteri ialah menetapkan\u00a0policy, merumuskan kebijakan yang bisa dijalankan.\n<\/p>\n<p>Kegagalan dalam\u00a0Olimpiade Paris tentu bukanlah kiamat.\u00a0Namun, itu\u00a0merupakan alarm bahwa ada yang keliru dalam pembinaan olahraga di Indonesia. Kita harus segera berbenah dan fokus dalam membina anak-anak Indonesia.\n<\/p>\n<p>Kesuksesan pembangunan tidak bisa hanya diukur dari kemegahan pembangunan infrastruktur. Pembangunan karakter bangsa harus menjadi yang lebih utama apabila kita memang ingin menuju era Indonesia\u00a0emas.\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/689921\/akhir-era-emas-olimpiade\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suryopratomo Pemerhati Sepak Bola(Seno) CABANG olahraga yang membawa Indonesia masuk era emas Olimpiade, bulu tangkis,\u00a0terancam gagal untuk bisa mempertahankan perolehan medali dalam\u00a0ajang Olimpiade Paris 2024. Satu-satunya yang tersisa ialah tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang mampu melaju ke babak delapan besar. Namun,\u00a0lawan yang harus dihadapi ialah pemain-pemain papan atas termasuk pemain asal Thailand Ratchanok Itanon\u00a0pada\u00a0perempat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6415,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[35,34,36],"tags":[],"class_list":["post-6414","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-internasional","category-berita-dalam-negeri","category-berita-panas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6414"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10706,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6414\/revisions\/10706"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}