{"id":5169,"date":"2024-07-09T16:47:48","date_gmt":"2024-07-09T16:47:48","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=5169"},"modified":"2024-07-09T16:48:08","modified_gmt":"2024-07-09T16:48:08","slug":"ini-beberapa-penyebab-nafsu-makan-lansia-alami-penurunan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=5169","title":{"rendered":"Ini Beberapa Penyebab Nafsu Makan Lansia Alami Penurunan"},"content":{"rendered":"\n<div>\n<p>Ilustrasi lansia.(ANTARA\/SYIFA YULINNAS)<\/p>\n<p>AHLI gizi dari dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) dr Mahar Mardjono, Jakarta Sheila Octavia, S.Gz menyebutkan sejumlah hal yang dapat menjadi penyebab dari turunnya nafsu makan para lansia Fmulai dari fungsi fisiologisnya sampai masalah gizi.<\/p>\n<p>&#8220;Lansia itu sudah mulai memasuki fase akhir kehidupan, jadi memang\u00a0usianya dimulai sejak 60 tahun ke atas dan memang permasalahannya mulai\u00a0beragam mulai dari fungsi fisiologisnya sampai masalah gizinya sudah mulai kompleks,&#8221; kata Sheila seperti dilansir dari Antara, Senin (8\/7).<\/p>\n<p>Sheila menuturkan perlu mengkaji lebih dalam alasan nafsu makan seorang\u00a0lansia mengalami penurunan. Dalam berbagai kasus yang ia temukan, setiap\u00a0individu memiliki situasi yang berbeda-beda.<\/p>\n<p>Baca juga: Kesepian Bisa Sebabkan Gizi Buruk pada Lansia<\/p>\n<p>Penyebab pertama yang ia sebutkan adalah kondisi fisik lansia yang sudah\u00a0tidak dapat lagi berfungsi secara maksimal. Pada bagian gigi misalnya, bisa jadi susunan giginya sudah tidak utuh atau berkurang.<\/p>\n<p>Hal ini menyebabkan lansia kesulitan untuk menggigit ataupun mengunyah\u00a0makanan yang bertekstur keras dan padat seperti daging utuh. Bisa pula\u00a0karena lambungnya yang mulai terbiasa memakan makanan dalam jumlah lebih\u00a0sedikit.<\/p>\n<p>Kemudian bisa jadi psikologis dari lansia sedang terganggu. Dalam kasus\u00a0yang pernah ia temui, nafsu makan lansia menurun karena mereka ingin makan bersama anggota keluarganya atau merasa dekat dengan anak dan cucu.<\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Siapkan Menu Khusus, Ketua Kloter Diminta Laporkan Jumlah Lansia<\/p>\n<p>Bila melihat porsi makan, katanya, anggota keluarga juga perlu memahami\u00a0apakah lansia tersebut memang kehilangan nafsu makan karena hal tertentu\u00a0atau porsi makan yang diberikan selama ini lebih banyak dari yang bisa ia habiskan.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi harus diketahui seperti apa porsinya, pasien itu ada yang\u00a0tidak terbiasa makan porsi besar, jadi bisa kita bagi-bagi sesuai\u00a0takarannya. Ada yang bisa makan tiga kali sehari, tapi ada juga lansia yang bisa makan lima kali sehari, tergantung kekuatan lambungnya,&#8221; ucap\u00a0dia.<\/p>\n<p>Nafsu makan yang menurun tersebut juga dapat disebabkan oleh efek obat\u00a0yang dikonsumsi atau perasaan yang dirasakan saat itu. Misalnya, lansia\u00a0merasa sedang sedih karena memikirkan sesuatu atau merasa bosan karena\u00a0olahan makanan yang diberikan bersifat monoton.<\/p>\n<p>Sheila menilai bahwa berbagai penyebab penurunan\u00a0nafsu makan pada lansia seharusnya sudah dapat dikenali oleh tiap anggota keluarga yang menjadi pihak paling sering berinteraksi dan bertemu setiap hari.<\/p>\n<p>&#8220;Ini harus digali lagi dan yang tahu keluarganya karena setiap hari\u00a0yang ketemu keluarganya atau misalnya pengolahan makannya cenderung makan itu-itu saja. Lansia bisa saja bosan, jadi memang banyak penyebabnya. Makanya peran keluarga sangat dibutuhkan, biar bisa tahu kondisi orang tuanya seperti apa,&#8221; ujar Sheila. (Z-6)<\/p>\n<\/div>\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi lansia.(ANTARA\/SYIFA YULINNAS) AHLI gizi dari dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) dr Mahar Mardjono, Jakarta Sheila Octavia, S.Gz menyebutkan sejumlah hal yang dapat menjadi penyebab dari turunnya nafsu makan para lansia Fmulai dari fungsi fisiologisnya sampai masalah gizi. &#8220;Lansia itu sudah mulai memasuki fase akhir kehidupan, jadi memang\u00a0usianya dimulai sejak 60 tahun ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5170,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[34,36,37],"tags":[],"class_list":["post-5169","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-dalam-negeri","category-berita-panas","category-berita-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5169","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5169"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5169\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5196,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5169\/revisions\/5196"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5169"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5169"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5169"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}