{"id":4831,"date":"2024-06-25T17:56:52","date_gmt":"2024-06-25T17:56:52","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=4831"},"modified":"2024-06-25T17:56:53","modified_gmt":"2024-06-25T17:56:53","slug":"sdn-085-ciumbuleuit-dan-sdn-043-cimuncang-raih-podium-teratas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=4831","title":{"rendered":"SDN 085 Ciumbuleuit dan SDN 043 Cimuncang Raih Podium Teratas"},"content":{"rendered":"\n<div>\n<p>Pemain SDN 085 Ciumbuleuit, Naya Aisha Kirana melepaskan tembakan ke gawang lawan pada pertandingan final KU 10 MilkLife Soccer Challenge.(DOK DJARUM FOUNDATION)<\/p>\n<p>ATMOSFER seru dan menegangkan tersaji dalam partai final MilkLife Soccer Challenge \u2013 Bandung Series 1 2024 yang berlangsung di Progresif Sport Centre Minggu (23\/6). SDN 085 Ciumbuleuit keluar sebagai kampiun usai mengalahkan SDN 075 Jatayu di Kategori Usia (KU) 10. Sementara itu, di KU 12, SDN 043 Cimuncang C tampil perkasa dan berhasil meredam perlawanan SDN 036 Ujungberung.<\/p>\n<p>Mencuplik jalannya laga final pada KU 10, SDN 085 Ciumbuleuit mampu mempertahankan permainan impresif yang ditunjukkan sejak awal kompetisi MilkLife Soccer Challenge \u2013 Bandung Series 1 2024. Di lain sisi, sadar bahwa lawannya cukup tangguh, SDN 075 Jatayu juga bermain menyerang dan menyebabkan aksi saling serang tersaji sejak kick off.<\/p>\n<p>Syahdan, melalui skema serangan balik, SDN 085 Ciumbuleuit membuka keran keunggulan 1-0 yang ditorehkan Naya Aisha Kirana. Sosok sentral sebagai pengatur serangan itu mendongkrak semangat rekan setimnya usai mencetak gol dengan melepaskan tendangan mendatar ke sudut gawang yang tak bisa ditepis oleh goal keeper SDN 075 Jatayu. Terbukti, gol kembali disarangkan punggawa SDN 085 Ciumbuleuit jelang jeda turun minum. Kali ini, pencetak gol terbanyak KU 10 di MilkLife Soccer Challenge \u2013 Bandung Series 1, Nadhiva Shula yang menorehkan namanya di papan skor usai memanfaatkan kemelut di mulut gawang.<\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Bandung Legend U-15 Matangkan Persiapan Jelang Piala Soeratin<\/p>\n<p>Di babak kedua, SDN 075 Jatayu mencoba bangkit dengan bermain lebih agresif. Permainan terbuka dan saling serang pun kembali tak terhindarkan dan upaya keras siswi-siswi asuhan Irpan Nur Alanurin Anwar tersebut membuahkan hasil lewat gol yang diciptakan Arsifa Kayla Putri. Sayang, skor 2-1 tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan dan gelar jawara sukses diraih oleh SDN 085 Ciumbuleuit.<\/p>\n<p>Sang pencetak gol dan kapten tim SDN 085 Ciumbuleuit, Naya Aisha Kirana bertutur, dirinya sempat \u2018demam panggung\u2019 jelang menjejakkan kaki di laga final. \u201cAwalnya sempat deg-degan sebelum main karena ini adalah pertandingan final pertama buat aku. Tapi mulai main enjoy karena disemangati pendukung dan pelatih. Aku juga terus semangati teman-teman agar tidak takut dengan lawan. Saya senang banget bisa mencetak banyak gol dan menjadi juara di MilkLife Soccer Challenge \u2013 Bandung Series 1 2024,\u201d kata Naya dengan wajah bangga.<\/p>\n<p>Sementara itu, di laga final KU 12, skor identik 2-1 juga terjadi ketika SDN 043 Cimuncang C berjumpa dengan SDN 036 Ujungberung di lapangan hijau. Skuad SDN Cimuncang C mampu tampil percaya diri sekalipun teriakan pendukung lawan begitu dominan bergema dari tribun penonton.<\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Bandung Legend Wakili Indonesia di Liga TAR-Asia Qualifiers U-10<\/p>\n<p>Alih-alih tertekan dengan aksi \u2018pemain ke 12\u2019 lawan, SDN 043 Cimuncang C bergegas mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. Gelombang-gelombang serangan yang dilancarkan punggawa SDN 043 Cimuncang C alhasil memaksa para pemain SDN 036 Ujungberung berkutat di lini pertahanan.<\/p>\n<p>Tak butuh waktu lama, kondisi tersebut membuat SDN 043 Cimuncang C berhasil membongkar pertahanan lawan dan menorehkan gol lewat kaki Sandrina Rachelia Suprapto. Gol tersebut pula yang mengantarkan Sandrina meraih titel Top Skorer dengan torehan 22 gol sepanjang kompetisi bergulir di Bandung.<\/p>\n<p>Setelah unggul 1-0, tidak butuh waktu lama bagi SDN 043 Cimuncang C menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Berawal dari perebutan bola di luar kotak penalti, Hilda Rizki Shaffira menendang bola liar, mengarah ke gawang, dan gagal diantisipasi penjaga gawang SDN 036 Ujungberung, Fitriana.<\/p>\n<p>Belum menyerah meski tertinggal dua gol, SDN 036 Ujungberung bermain lebih menyerang usai restart. Usai gagal memanfaatkan beberapa peluang di area lawan, gol akhirnya tercipta dengan kondisi gol bunuh diri akibat blunder pemain lawan saat menyundul bola di area pertahanan. Sayang, meski mulai percaya diri dan tampil menekan, skor 2-1 untuk kemenangan SDN 043 Cimuncang C tak berubah hingga akhir.<\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Joss! Dua Gol Rento Takaoka Bawa U-17 Jepang ke Babak 16 Besar<\/p>\n<p>Kemenangan ini membuat Sandrina bangga berlipat-lipat. Di level individu, dia berhasil membanggakan keluarga dengan torehan pencetak gol terbanyak KU 12 di MilkLife Soccer Challenge Bandung Series 2024. Di level sekolah, ia sukses memboyong timnya naik podium tertinggi.<\/p>\n<p>\u201cAku senang bisa jadi juara di MilkLife Soccer Challenge \u2013 Bandung Series 1 2024, apalagi juga jadi top skor. Tadi di final lawannya main bagus khususnya dalam bertahan dan aku sempat kesulitan mencetak gol. Tapi aku terus berusaha sekuat tenaga mencetak gol dan menjadi juara,\u201d tutur buah hati dari Susi Herawati ini.<\/p>\n<p>Laga final MilkLife Soccer Challenge &#8211; Bandung Series 1 2024 juga dihadiri oleh sejumlah punggawa Timnas Putri Indonesia yakni Reva Octaviani, Agnes Sintauli Hutapea, Siti Nuriyah, Gadhiza Asnanza, serta pemain Timnas U 17 Putri, Wandha Azzahra Octana Maharani.<\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Relawan Ganjar\u00a0Gelar Fun Football Bareng Pemain &#8216;Preman Pensiun&#8217; di Bandung<\/p>\n<p>Bahkan, Reva Octaviani, merasa bersyukur kini sepak bola putri mulai bergelora di level usia dini. Ia berharap turnamen ini dapat dimanfaatkan para siswi untuk menggali dan mengasah bakat mereka sebagai atlet sepak bola. &#8220;Kalau bisa memutar waktu, saya pengin kembali ke usia 10 tahun agar bisa ikut turnamen ini. Karena buat saya ini kegiatan yang sangat positif dan harus diikuti. Sayang, dulu belum ada. Makanya, kesempatan ini jangan sampai dilewatkan buat adik-adik dan semoga semakin banyak lahir atlet-atlet pesepakbola putri di Bandung yang bisa membawa nama Indonesia,&#8221; tutur dia.<\/p>\n<p>Kepala Pelatih MilkLife Soccer Challenge, Coach Timo Scheunemann mengatakan, penyelenggaraan turnamen sepak bola untuk siswi sekolah dasar di Kota Kembang ini membuat dirinya takjub. Berbeda dari kota lainnya, KU 10 di Bandung terlihat lebih potensial. Ia pun memberikan apresiasi kepada para pelatih tim-tim yang bersaing di MilkLife Soccer Challenge \u2013 Bandung Series 1 2024 karena sudah mempersiapkan anak didik masing-masing dengan baik.<\/p>\n<p>\u201cSaya melihat antusiasme di Bandung tergolong tinggi dan semoga berikutnya ada lebih banyak SD lain yang ikut bertanding di MilkLife Soccer Challenge. Ada yang unik di kota ini karena siswi-siswi KU 10 banyak yang berkualitas dibandingkan dengan kota-kota lain. Saya juga respek kepada kebanyakan pelatih di sini karena terlihat mereka sudah menerapkan apa yang didapat dari coaching clinic. Saya berharap mereka dapat menambah intensitas berlatih di kelas ekstrakurikuler sekolah masing-masing,\u201c kata Timo.<\/p>\n<p>Risman Al Isnaeni, S.H selaku Kasi Kelembagaan dan Peserta Didik Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Bandung yang juga hadir dalam partai final ini menyambut positif bergulirnya turnamen MilkLife Soccer Challenge yang diadakan di berbagai kota khususnya di Bandung ini.<\/p>\n<p>\u201cTurnamen ini adalah hal yang baru pertama kali diadakan di Bandung dan kami sangat mendukung sehingga ini bisa bergulir secara masif. Mari kita menyatukan persepsi dan bekerja sama dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife untuk menciptakan anak-anak putri kita bisa lebih berprestasi,\u201c tandas dia.<\/p>\n<h2>Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge \u2013 Bandung Series 1 2024:<\/h2>\n<p>Kategori Usia 10<\/p>\n<p>Juara\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0: SDN 085 Ciumbuleuit<br \/>\nRunner-up\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0: SDN 075 Jatayu<br \/>\nSemifinalis\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0: SDN 065 Cihampelas dan SDN 164 Karang Pawulang A<br \/>\nTop Scorer\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0: Nadhiva Shula \u2013 SDN 085 Ciumbuleuit<br \/>\nBest Player\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0: Ferisa Dewi Widodo \u2013 SDN 075 Jatayu<br \/>\nBest Goalkeeper\u00a0\u00a0\u00a0: Nabila Hilyah Abidah \u2013 SDN 085 Ciumbuleuit<br \/>\nFairplay Team\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0: SDN 164 Karang Pawulang A<\/p>\n<p>Kategori Usia 12<\/p>\n<p>Juara \u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0: SDN 043 Cimungcang C<br \/>\nRunner-up\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0: SDN 036 Ujungberung<br \/>\nSemifinalis\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0: SDN 065 Cihampelas dan SDN 004 Cisaranten Kulon<br \/>\nTop Scorer\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0: Sandrina Rachelia Suprapto \u2013 SDN 043 Cimuncang C<br \/>\nBest Player\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0: Nhatasya Al-Syafira Septiani Putri \u2013 SDN 154 Citepus Bandung<br \/>\nBest Goalkeeper: Yasmin Putri Suryadi \u2013 SDN 036 Ujungberung<br \/>\nFairplay Team\u00a0\u00a0 \u00a0: SDN 036 Ujungberung. (Z-6)<\/p>\n<\/div>\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemain SDN 085 Ciumbuleuit, Naya Aisha Kirana melepaskan tembakan ke gawang lawan pada pertandingan final KU 10 MilkLife Soccer Challenge.(DOK DJARUM FOUNDATION) ATMOSFER seru dan menegangkan tersaji dalam partai final MilkLife Soccer Challenge \u2013 Bandung Series 1 2024 yang berlangsung di Progresif Sport Centre Minggu (23\/6). SDN 085 Ciumbuleuit keluar sebagai kampiun usai mengalahkan SDN [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4832,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[34,36,37],"tags":[],"class_list":["post-4831","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-dalam-negeri","category-berita-panas","category-berita-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4831","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4831"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4831\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4870,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4831\/revisions\/4870"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4832"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4831"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}