{"id":4769,"date":"2025-11-28T17:41:37","date_gmt":"2025-11-28T17:41:37","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=4769"},"modified":"2025-11-28T17:41:38","modified_gmt":"2025-11-28T17:41:38","slug":"ini-dampak-judi-online-terhadap-kesehatan-mental","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=4769","title":{"rendered":"Ini Dampak Judi Online terhadap Kesehatan Mental"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/800x467\/news\/2024\/06\/785f5ce9ee46ca7984a5ad1c8608b84c.jpg\" alt=\"Ini Dampak Judi Online terhadap Kesehatan Mental\"\/><br \/>\nIlustrasi&#8211;Warga melihat iklan judi online melalui gawainya di Jakarta.(ANTARA\/Aprillio Akbar)<\/p>\n<p>PSIKOLOG Universitas Gadjah Mada (UGM) Novi Poespita Candra mengatakan judi online memiliki sejumlah risiko yang berdampak terhadap kesehatan, salah satunya kesehatan mental sehingga perlu perlu dicarikan solusinya.<\/p>\n<p>&#8220;Judi online berdampak pada kesehatan mental karena berpotensi pada gangguan mental seperti kecemasan, depresi, tidak berdaya bahkan keinginan bunuh diri,&#8221; kata Novi, dikutip Senin (24\/6).\n<\/p>\n<p>Novi menjelaskan, judi online juga berdampak terhadap kesehatan lainnya yaitu kesehatan fisik karena kelelahan kronis dan kesehatan emosi karena pecandu judi online cenderung sensitif. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Studi Kaukus Keswa: Pemilu 2024 Tingkatkan Risiko Kecemasan dan Depresi\n<\/p>\n<p>Kemudian, kesehatan sosial karena seseorang yang terindikasi kecanduan judi online biasanya tertutup dalam pergaulan dan interaksi.\n<\/p>\n<p>Selanjutnya, kesehatan finansial karena tanggungan utang yang semakin besar. Dalam beberapa kasus, pelaku judi online bahkan sering melibatkan orang dekat sebagai penjamin utang mereka tanpa seizin kerabat atau keluarga.\n<\/p>\n<p>&#8220;Sering berbohong lantaran punya banyak utang atau pinjaman. Mereka juga lebih rentan punya masalah dengan orang-orang terdekat, sehingga\u00a0menjadi sensitif terhadap konflik,&#8221; ujarnya. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Tinggal di Pinggiran Kota belum Tentu Bebas Depresi\n<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Novi menekankan pentingnya dukungan keluarga dan orang-orang terdekat sebagai bagian dari support system bagi seseorang yang telah kecanduan judi online.\n<\/p>\n<p>Menurut dia, perlu kesadaran diri untuk mau berinteraksi atau berdialog guna mencari akar permasalahan dan cara menghadapinya.\n<\/p>\n<p>Jika judi online dilatarbelakangi motif ekonomi, segera cari solusi bersama mengatasi masalahnya. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Jangan Sepelekan Stres saat Hamil! Ini Gejala dan Cara Mengatasinya\n<\/p>\n<p>Tetapi, jika masalah hal itu terkait dengan kesenangan, perlu membatasi akses serta mengalihkan dengan kegiatan lain yang lebih produktif dan bermakna seperti ibadah atau meditasi.\n<\/p>\n<p>Dengan demikian, seseorang yang kecanduan judi online diharapkan dapat membangun kebermaknaan diri dan memperoleh kebahagiaan.\n<\/p>\n<p>&#8220;Bisa juga bergabung dengan komunitas kegiatan atau belajar yang positif lainnya. Jika segala upaya sudah dilakukan tapi tidak optimal, bisa minta bantuan profesional seperti psikolog untuk membantu,&#8221; pungkasnya. (Ant\/Z-1)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/680027\/ini-dampak-judi-online-terhadap-kesehatan-mental\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi&#8211;Warga melihat iklan judi online melalui gawainya di Jakarta.(ANTARA\/Aprillio Akbar) PSIKOLOG Universitas Gadjah Mada (UGM) Novi Poespita Candra mengatakan judi online memiliki sejumlah risiko yang berdampak terhadap kesehatan, salah satunya kesehatan mental sehingga perlu perlu dicarikan solusinya. &#8220;Judi online berdampak pada kesehatan mental karena berpotensi pada gangguan mental seperti kecemasan, depresi, tidak berdaya bahkan keinginan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4770,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[35,34,36],"tags":[],"class_list":["post-4769","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-internasional","category-berita-dalam-negeri","category-berita-panas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4769","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4769"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4769\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11277,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4769\/revisions\/11277"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4770"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}