{"id":4186,"date":"2026-01-25T18:47:15","date_gmt":"2026-01-25T18:47:15","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=4186"},"modified":"2026-01-25T18:47:16","modified_gmt":"2026-01-25T18:47:16","slug":"muller-tentang-kapitalisme-revolusi-marginal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=4186","title":{"rendered":"Muller tentang Kapitalisme &#8211; REVOLUSI Marginal"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div id=\"post-88484\">\n<div class=\"entry-content\">\n<p>Jerry Z. Muller, penulis buku klasik The Mind and the Market: Capitalism in Western Thought, adalah sejarawan intelektual favorit saya.  Ternyata saya tidak sendirian karena Journal of Applied Corporate Finance telah merangkum Lima Esai karya Muller, yaitu:<\/p>\n<p>Manfaat Moral yang Terabaikan dari Kapitalisme Pasar dan Ketimpangan Kapitalisme dan Nasionalisme Ancaman Demokrasi terhadap Kapitalisme Kapitalisme dan Yahudi Ditinjau Kembali<\/p>\n<p>Semuanya luar biasa dan to the point.  Ini sedikit dari The Neglected Benefits of the Market (tanpa indentasi);<\/p>\n<p>Adam Smith terkenal menulis itu<\/p>\n<p>Bukan karena kebaikan hati tukang daging, pembuat bir, atau pembuat roti, kita mengharapkan makan malam kita, namun karena kepedulian mereka terhadap kepentingan mereka sendiri.  Kita mengabdi pada diri kita sendiri, bukan pada kemanusiaan mereka namun pada kecintaan mereka pada diri sendiri, dan tidak pernah berbicara pada mereka tentang kebutuhan kita namun tentang kelebihan mereka.  Tak seorang pun kecuali seorang pengemis yang memilih untuk bergantung terutama pada kebaikan sesama warga negaranya.<\/p>\n<p>Bagian ini hampir selalu dikutip sebagai pernyataan tentang potensi kemanjuran sosial dari kepentingan pribadi.  Namun perhatikan kuatnya kesan bahwa ketergantungan pada kebaikan orang lain merupakan tindakan yang merendahkan moral dan, oleh karena itu, merupakan sesuatu yang harus dihindari sebisa mungkin.  Thomas Carlyle\u2014dan kemudian Marx dan Engels\u2014akan menyesalkan sistem yang saling mementingkan kepentingan pribadi ini sebagai bukti tirani \u201chubungan uang tunai\u201d.  Namun sisi lain dari hubungan uang tunai adalah, pertama-tama, kebebasan dan penentuan nasib sendiri yang timbul karena memiliki uang tunai.  Kedua, fakta bahwa hubungan berdasarkan uang tunai tidak melibatkan subordinasi total satu individu terhadap kehendak orang lain menunjukkan kemajuan yang signifikan bila dibandingkan dengan bentuk-bentuk hubungan manusia yang lebih tua dan lazim di bawah perbudakan, perhambaan, atau kerja paksa.  Penggunaan uang tunai juga tidak melibatkan subordinasi individu terhadap kehendak negara dan pejabatnya, yang merupakan salah satu ciri khas sosialisme.  Itulah sebabnya Hegel, yang tentunya mengapresiasi peran negara, menegaskan bahwa menghidupi diri sendiri dengan mencari nafkah adalah salah satu cara terpenting agar manusia merasa dirinya sebagai individu yang otonom.  Apa yang disebut Hegel sebagai \u201cetika masyarakat borjuis\u201d mencakup komitmen terhadap \u201caktivitas menyokong diri sendiri melalui akal dan ketekunan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/feeds.feedblitz.com\/~\/899297492\/0\/marginalrevolution~Muller-on-Capitalism.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jerry Z. Muller, penulis buku klasik The Mind and the Market: Capitalism in Western Thought, adalah sejarawan intelektual favorit saya. Ternyata saya tidak sendirian karena Journal of Applied Corporate Finance telah merangkum Lima Esai karya Muller, yaitu: Manfaat Moral yang Terabaikan dari Kapitalisme Pasar dan Ketimpangan Kapitalisme dan Nasionalisme Ancaman Demokrasi terhadap Kapitalisme Kapitalisme dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2015,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4186","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4186","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4186"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4186\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11492,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4186\/revisions\/11492"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4186"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4186"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4186"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}