{"id":3873,"date":"2024-05-26T18:06:45","date_gmt":"2024-05-26T18:06:45","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=3873"},"modified":"2024-05-26T18:06:46","modified_gmt":"2024-05-26T18:06:46","slug":"sbm-itb-kolaborasi-dengan-11-mitra-industri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=3873","title":{"rendered":"SBM ITB Kolaborasi dengan 11 Mitra Industri"},"content":{"rendered":"\n<div>\n<p>SBM ITB menandatangani kerja sama dengan 11 industri(DOK\/SBM ITB)<\/p>\n<p>UNTUK meningkatkan kualitas pendidikan bagi mahasiswa, Sekolah Bisnis Manajemen (SBM ITB) melakukan kolaborasi dengan 11 mitra.<\/p>\n<p>Perjanjian kerja sama menandai momen penting dalam upaya memajukan<br \/>\npendidikan dan keterlibatan mahasiSwa dalam bidang industri. Kegiatan<br \/>\nHal ini juga merupakan bagian dari rangkaian acara Ganesha Business Management<br \/>\nFestival (GBF) 2024.<\/p>\n<p>Dekan SBM ITB, Prof Ignatius Pulung Nurprasetio, minggu (26\/5) mengatakan, saat ini kolaborasi, sinergi dan inovasi menjadi kata kunci penting untuk memastikan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. SBM ITB akan terus menerus berkolaborasi dan<br \/>\nbersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, khususnya mitra industri.<\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Mahasiswa SBM ITB dan SMU Singapura Kunjungi PT KAI di Bandung<\/p>\n<p>Tujuannya agar dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas. Sarana pendidikan tidak hanya bersandar pada dinding sekolah saja, tetapi juga melibatkan industri.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini SMB ITB, memiliki satu mata kuliah baru, pada program MBA ITB<br \/>\nyaitu Industry Based Learning. Program ini akan mengundang keterlibatan<br \/>\nstrategis dari industri dengan berbagai case study dan diskusi mendalam<br \/>\ndengan mahasiswa kelas MBA. Program ini akan kami tawarkan untuk<br \/>\nmahasiswa program MBA pada semester mendatang,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurut Pulung, program ini sangat strategis dan memberikan benefit<br \/>\nuntuk perusahaan dalam mendorong inovasi, mendapatkan diskusi dan<br \/>\nmasukan untuk case study. Selain itu juga mengembangkan kurikulum, mendukung komersialisasi dan riset industri, serta meningkatkan<br \/>\nreputasi perusahaan.<\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0480 Lulusan SBM ITB Gelar Syukuran<\/p>\n<p>Kepala Komunikasi, Penerimaan dan Hubungan Industrial SBM ITB,<br \/>\nNurlela Arief menjelaskan, terkait dengan\u00a0 ruang lingkup kerja sama<br \/>\ndengan Perusahaan PT Bukit Vista Nusantara, PT Heinz ABC Indonesia, PT<br \/>\nGrant Thornton Indonesia, PT Bina Karya Prima, PT Feedloop Global<br \/>\nTeknologi, dan PT Hints Global Investasi, meliputi kegiatan rekrutmen,<br \/>\nmagang, pameran karir.<\/p>\n<p>Selain itu juga pelaksaan kuliah dosen tamu, peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia, melalui program executive<br \/>\neducation atau pendidikan program master, yang dapat dilakukan secara<br \/>\ninhouse maupun regular.<\/p>\n<p>&#8220;Selain itu dengan PT PLN Nusantara Power UP Cirata, kerja sama yang<br \/>\ndilakukan khususnya dalam pengembangan kurikulum business<br \/>\nsustainability. Kami mengembangkan program untuk community engagement,<br \/>\nmelalui program Bersama. Mengembangkan program tri dharma perguruan<br \/>\ntinggi, yang terdiri dari pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Selain itu juga menjadi mitra knowledge partner untuk agenda societal impact\u00a0 dan mendukung pencapaian program AACSB (akreditasi international) untuk dampak lingkungan sosial dan tata Kelola,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<\/div>\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SBM ITB menandatangani kerja sama dengan 11 industri(DOK\/SBM ITB) UNTUK meningkatkan kualitas pendidikan bagi mahasiswa, Sekolah Bisnis Manajemen (SBM ITB) melakukan kolaborasi dengan 11 mitra. Perjanjian kerja sama menandai momen penting dalam upaya memajukan pendidikan dan keterlibatan mahasiSwa dalam bidang industri. Kegiatan Hal ini juga merupakan bagian dari rangkaian acara Ganesha Business Management Festival (GBF) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3874,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[34,36,37],"tags":[],"class_list":["post-3873","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-dalam-negeri","category-berita-panas","category-berita-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3873","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3873"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3873\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3883,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3873\/revisions\/3883"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3874"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3873"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3873"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3873"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}