{"id":3364,"date":"2025-03-11T22:03:02","date_gmt":"2025-03-11T22:03:02","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=3364"},"modified":"2025-03-11T22:03:03","modified_gmt":"2025-03-11T22:03:03","slug":"banyak-saksi-kasus-tppu-rp100-miliar-gubernur-malut-yang-kabur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=3364","title":{"rendered":"Banyak Saksi Kasus TPPU Rp100 Miliar Gubernur Malut yang Kabur"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/480x320\/news\/2024\/05\/c0b607f43d37768ff0f89428af9bd6cf.jpg\" alt=\"Banyak Saksi Kasus TPPU Rp100 Miliar Gubernur Malut yang Kabur\"\/><br \/>\nKPK mengungkapkan kaburnya sejumlah saksi menjadi kendala dalam \u00a0pengungkapan kasus dugaan TPPU yang melibatkan Abdul Gani Kasuba(MI\/susanto)<\/p>\n<p>DALAM pengungkapan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret Gubernur nonaktif Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkendala kaburnya sejumlah saksi. <\/p>\n<p>\u201cTim penyidik KPK mendapati hambatan dilapangan diantaranya para pihak yang dipanggil sebagai saksi tidak hadir disertai alasan yang tidak sah menurut hukum,\u201d kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis (9\/5).\n<\/p>\n<p>Ali mengingatkan para saksi yang dipanggil KPK untuk kooperatif. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Kasus Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba Dikembangkan ke TPPU\n<\/p>\n<p>\u201cKPK tentu tegas dan ingatkan, para pihak dimaksud untuk kooperatif hadir penuhi panggilan tim penyidik karena hal tersebut adalah kewajiban hukum,\u201d ujar Ali.\n<\/p>\n<p>Ali berharap ketidakhadiran para saksi ini tidak didesain oleh pihak tertentu. Sebab, KPK bisa menjerat hukum siapapun yang berupaya merintangi penyidikan.\n<\/p>\n<p>\u201cJika selama proses penyidikan perkara ini didapati adanya kesengajaan dari pihak tertentu untuk menghambat, menghalangi hingga merintanginya, KPK dengan tegas terapkan ketentuan Pasal 21 UU Tipikor,\u201d tegas Ali. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Saksi Kasus Gubernur Maluku Utara Coba Bunuh Diri, KPK: Terpeleset\n<\/p>\n<p>Abdul Gani Kasuba resmi menyandang status tersangka dalam kasus dugaan pencucian uang. Nilai tindak pidana dalam perkara barunya itu ditaksir menyentuh Rp100 miliar.\n<\/p>\n<p>\u201cBukti awal dugaan TPPU (tindak pidana pencucian uang) tersebut yaitu adanya pembelian dan menyamarkan asal usul kepemilikan aset-aset bernilai ekonomis dengan mengatasnamakan orang lain dengan nilai awal diduga sekitar lebih dari Rp100 miliar,\u201d kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 8 Mei 2024.\n<\/p>\n<p>Kepala Bagian Pemberitaan KPK itu enggan memerinci lebih lanjut aset yang diyakini disamarkan oleh Abdul. Tapi, kasus ini dipastikan digelar atas kecukupan alat bukti.\n<\/p>\n<p>KPK sudah menyita sejumlah aset Abdul. Sejumlah saksi juga sudah memberikan penjelasan kepada penyidik terkait kasus pencucian uang ini. (Z-3)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/669850\/banyak-saksi-kasus-tppu-rp100-miliar-gubernur-malut-yang-kabur\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KPK mengungkapkan kaburnya sejumlah saksi menjadi kendala dalam \u00a0pengungkapan kasus dugaan TPPU yang melibatkan Abdul Gani Kasuba(MI\/susanto) DALAM pengungkapan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret Gubernur nonaktif Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkendala kaburnya sejumlah saksi. \u201cTim penyidik KPK mendapati hambatan dilapangan diantaranya para pihak yang dipanggil sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3365,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[34],"tags":[],"class_list":["post-3364","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-dalam-negeri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3364"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3364\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10174,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3364\/revisions\/10174"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}