{"id":3190,"date":"2024-04-26T20:34:10","date_gmt":"2024-04-26T20:34:10","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=3190"},"modified":"2024-04-26T20:34:10","modified_gmt":"2024-04-26T20:34:10","slug":"bahasa-indonesia-kelas-vii-menelaah-struktur-teks-deskripsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=3190","title":{"rendered":"Bahasa Indonesia Kelas VII Menelaah Struktur Teks Deskripsi"},"content":{"rendered":"\n<div>\n<p>Bagan struktur teks deskripsi.(DOK buku Bahasa Indonesia Kelas VII SMP Islam Al Azhar Bab 1 Kreatif Menulis Teks Deskripsi.\u00a0)<\/p>\n<p>SETELAH mempelajari secara rinci ciri teks deskripsi, kini kita mempelajari secara detail bagian-bagian atau struktur struktur teks deskripsi beserta dengan ciri kebahasaannya. Pada tulisan sebelumnya kita sudah memahami tentang mengidentifikasi teks deskripsi dan menyimpulkan isi teks deskripsi.<\/p>\n<p>Lebih detail hal itu diperjelas dalam buku Bahasa Indonesia Kelas VII SMP Islam Al Azhar Bab 1 Kreatif Menulis Teks Deskripsi.<\/p>\n<h2>1. Struktur teks deskripsi<\/h2>\n<p>Struktur teks deskripsi terdiri dari tiga struktur, yaitu identifikasi, deskripsi, dan simpulan atau kesan. Penjelasan dari ketiga struktur tersebut sebagai berikut.<\/p>\n<p>Baca juga: Mengidentifikasi dan Menyimpulkan Teks Deskripsi untuk Bahasa Indonesia Kelas VII<\/p>\n<p>a. Identifikasi<\/p>\n<p>Identifikasi adalah gambaran umum dan menjelaskan definisi atau identitas objek yang dideskripsikan. Isi dari identifikasi harus yang menarik agar pembaca tertarik membaca deskripsi secara lengkap.<\/p>\n<p>b. Deskripsi bagian<\/p>\n<p>Deskripsi bagian merupakan bagian perincian objek yang berdasarkan tanggapan subjektif penulis. Perincian berisikan yang ditangkap oleh pancaindra. Deskripsi bagian menjelaskan pengelompokan objek yang ideskripsikan. Pengelompokan tersebut digambarkan secara jelas.<\/p>\n<p>Baca juga: Mengenal Majas yang Sering Digunakan, Bikin Kalimatmu semakin Hidup<\/p>\n<p>C. Simpul atau efek<\/p>\n<p>Memberikan refleksi dari objek yang dideskripsikan sebagai wujud kesan atas objek yang dideskripsikan.<\/p>\n<h2>2. Kebahasaan teks deskripsi<\/h2>\n<p>Teks deskripsi memiliki ciri-ciri kebahasaan yang membedakannya dengan jenis teks lain. Penggunaan bahasa dalam teks deskripsi yaitu kalimat-kalimatnya berisi penjelasan terperinci untuk mengonkretkan objek dan pilihan kata dengan emosi kuat. Berikut ciri kebahasaan yang terdapat dalam teks deskripsi.<\/p>\n<p>a. Kalimat berisi penjelasan terperinci untuk membuat objek menjadi konkret<\/p>\n<p>Kalimat penjelas adalah kalimat kalimat yang isinya merupakan penjelasan uraian atau berupa perincian tentang kalimat utama suatu paragraf. Ciri-ciri kalimat penjelas sebagai berikut.<\/p>\n<p>Baca juga: Contoh Majas Metafora dan Artinya<\/p>\n<p>* Pendukung suatu kalimat yang menyajikan deskripsi, contoh, perbandingan, alasan, dan penjelasan mengenai topik yang dibahas.<\/p>\n<p>* Kalimat yang tidak dapat berdiri sendiri.<\/p>\n<p>* Kalimat-kalimat penjelas membutuhkan kata penghubung agar suatu paragraf menjadi koheren atau berkesinambungan.<\/p>\n<p>B. Penggunaan kalimat yang menggunakan persepsi indrawi<\/p>\n<p>Dalam mendeskripsikan objek penulis tes deskripsi sering menggunakan kalimat yang menggunakan cerapan pancaindra.<\/p>\n<p>Contoh: Di halaman depan Istana, wisatawana kan takjub melihat anjungan.<br \/>\nPenduduk diharapkan segera mengetahui marabahaya jika genta dibunyikan.<\/p>\n<p>c. Menggunakan pilihan kata dengan emosi kuat dalam teks deskripsi<\/p>\n<p>Kata emosi adalah kata kata yang digunakan untuk menggambarkan dan mengekspresikan perasaan yang dialami seseorang. Teks deskripsi juga menggunakan kata-kata dengan emosi kuat.<\/p>\n<p>Contoh: Di halaman depan wisatawan akan takjub melihat anjungan.<\/p>\n<p>D. Penggunaan sinonim dalam teks deskriptif<\/p>\n<p>Sinonim adalah suatu kata yang memiliki bentuk berbeda tetapi memiliki satu makna atau pengertian sama atau mirip. Contoh: sinonim luas yaitu lapang atau lebar, melihat yaitu menyaksikan, dan lambang yaitu tanda atau simbol.<\/p>\n<p>e. Penggunaan kata depan<\/p>\n<p>Kata depan disebut juga preposisi. Kata depan adalah kata yang menandai berbagai hubungan makna antara konstituen di depan preposisi tersebut dengan konstituen di belakangnya. Dalam dalam frasa pergi ke pasar posisi ke menyatakan hubungan makna arah antara pergi dan pasar. Jika ditinjau dari segi bentuknya preposisi ada dua macam yaitu preposisi tunggal dan proposisi majemuk.<\/p>\n<p>f. Penggunaan huruf kapital dalam teks deskripsi<\/p>\n<p>Huruf kapital dalam teks deskripsi digunakan sebagai berikut:<br \/>\n&#8211; Huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan.<br \/>\n&#8211; Huruf pertama nama bangsa, suku dan bahasa.<br \/>\n&#8211; Huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar atau hari libur.<\/p>\n<p>g. Penggunaan kata dengan kata dasar (k, p, t, s)<\/p>\n<p>Penulisan imbuhan pada kata mempunyai ciri khas tersendiri. Kata yang berawalan k, p, t, s bila bertemu dengan imbuhan di awal kata akan luluh. (OL-14)<\/p>\n<\/div>\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagan struktur teks deskripsi.(DOK buku Bahasa Indonesia Kelas VII SMP Islam Al Azhar Bab 1 Kreatif Menulis Teks Deskripsi.\u00a0) SETELAH mempelajari secara rinci ciri teks deskripsi, kini kita mempelajari secara detail bagian-bagian atau struktur struktur teks deskripsi beserta dengan ciri kebahasaannya. Pada tulisan sebelumnya kita sudah memahami tentang mengidentifikasi teks deskripsi dan menyimpulkan isi teks [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3191,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[34,36,37],"tags":[],"class_list":["post-3190","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-dalam-negeri","category-berita-panas","category-berita-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3190","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3190"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3190\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3206,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3190\/revisions\/3206"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3190"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3190"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3190"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}