{"id":2759,"date":"2025-02-16T00:03:25","date_gmt":"2025-02-16T00:03:25","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=2759"},"modified":"2025-02-16T00:03:26","modified_gmt":"2025-02-16T00:03:26","slug":"kpk-gelar-ekspose-kasus-dugaan-suap-eddy-masyarakat-diminta-bersabar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=2759","title":{"rendered":"KPK Gelar Ekspose Kasus Dugaan Suap Eddy, Masyarakat Diminta Bersabar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/480x320\/news\/2024\/04\/da6a4b3812796a89f474c9151c6a1d1a.jpg\" alt=\"KPK Gelar Ekspose Kasus Dugaan Suap Eddy, Masyarakat Diminta Bersabar\"\/><br \/>\nKPK kembali menggelar ekspose kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat mantan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy.\u00a0(Dok.MI)<\/p>\n<p>PIMPINAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta surat perintah penyidikan dengan adanya gelar ekspose kasus dugaan suap dan gratifikasi yang sebelumnya menjerat mantan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy. <\/p>\n<p>\u201cBeberapa waktu lalu gelar perkara sudah dilakukan dan forum sepakat untuk diterbitkan surat perintah penyidikan baru dengan segera,\u201d kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Minggu (7\/4).\n<\/p>\n<p>Kepala Bagian Pemberitaan KPK itu menjelaskan pihaknya sepakat Eddy masih berstatus penerima suap. Kronologi kasusnya tidak berubah karena tidak disinggung dalam persidangan praperadilan maupun pengadilan tipikor. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0ICW Curiga KPK Hentikan Kasus Suap dan Gratifikasi Eks Wamenkumham Eddy Hiariej\n<\/p>\n<p>\u201cSubstansi materi penyidikan perkara tsb sama sekali belum pernah diuji di pengadilan tipikor dan praperadilan beberapa waktu lalu hanya menguji keabsahan syarat formilnya saja,\u201d ujar Ali.\n<\/p>\n<p>Ali meminta masyarakat bersabar. Perkembangan kasus itu dipastikan dipaparkan ke publik.\n<\/p>\n<p>Sebelumnya, ICW mempertanyakan tindak lanjut kasus dugaan penerimaan suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy. Lembaga Antirasuah dicurigai menghentikan perkara itu.\n<\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Penahanan Penyuap Eks Wamenkumham, Dirut CLM Helmut Hermawan Dibantarkan Karena Sakit\n<\/p>\n<p>\u201cKami mencurigai ada upaya dari KPK untuk menghentikan penyidikan perkara tersebut atau melimpahkannya ke aparat penegak hukum lain,\u201d kata Peneliti dari ICW Kurnia Ramadhana melalui keterangan tertulis, Rabu, 3 April 2024.\n<\/p>\n<p>Kurnia mengatakan tuduhan itu didasari tidak adanya tindak lanjut dari KPK dalam penanganan perkara tersebut. Lembaga Antirasuah juga dinilai lambat dalam membuat surat perintah penyidikan (sprindik) untuk menjerat Eddy sebagai tersangka.\n<\/p>\n<p>\u201cBagaimana tidak, bila dibandingkan dengan tersangka lain yang karakteristik permasalahannya hampir serupa, seperti Ilham Arief Sirajuddin atau Setya Novanto (dua tersangka yang permohonan praperadilannya pernah dikabulkan), tindak lanjut KPK tidak lama seperti saat ini,\u201d ucap Kurnia. (Z-3)\n<\/p>\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/663940\/kpk-gelar-ekspose-kasus-dugaan-suap-eddy-masyarakat-diminta-bersabar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KPK kembali menggelar ekspose kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat mantan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy.\u00a0(Dok.MI) PIMPINAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta surat perintah penyidikan dengan adanya gelar ekspose kasus dugaan suap dan gratifikasi yang sebelumnya menjerat mantan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy. \u201cBeberapa waktu lalu gelar perkara sudah dilakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2760,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[34],"tags":[],"class_list":["post-2759","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-dalam-negeri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2759","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2759"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2759\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10067,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2759\/revisions\/10067"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2760"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2759"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2759"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2759"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}