{"id":19982,"date":"2026-08-01T12:38:19","date_gmt":"2026-08-01T12:38:19","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=19982"},"modified":"2026-08-01T12:38:20","modified_gmt":"2026-08-01T12:38:20","slug":"sumur-baru-phr-hasilkan-2-035-barel-minyak-per-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=19982","title":{"rendered":"Sumur Baru PHR Hasilkan 2.035 Barel Minyak per Hari"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/07\/25\/1784918032_98141faf0392dbe0d9ce.jpg\" alt=\"Sumur Baru PHR Hasilkan 2.035 Barel Minyak per Hari\"\/><br \/>\n                                Ilustrasi(Dok. PT Pertamina Hulu Rokan)<\/p>\n<p>PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melaporkan produksi 2.035 barel minyak per hari (BOPD) dari pengembangan sumur &#8216;infill&#8217; atau sumur baru di antara sumur yang sudah ada dengan nama Menggala South-21 di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau.<\/p>\n<p>General Manager Zona Rokan Andre Wijanarko mengatakan, keberhasilan Sumur Menggala South-21 menunjukkan pengembangan lapangan yang sudah ada di Blok Rokan masih memiliki potensi yang sangat baik.<\/p>\n<p>&#8220;Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang mampu mengeksekusi program pengeboran secara selamat, efisien, dan berkualitas sehingga memberikan tambahan potensi produksi yang signifikan bagi perusahaan dan negara,&#8221; katanya, Jumat (24\/7).<\/p>\n<p class=\"related-news\">Baca juga :\u00a0Target Lifting Minyak 1 Juta Barel per Hari masih Sulit Dicapai<\/p>\n<p>Dia mengatakan Sumur Menggala South-21 merupakan sumur infill berarah tipe J yang menargetkan reservoir Formasi Menggala pada kedalaman sekitar 4.146 kaki. Berdasarkan hasil pengujian awal sumur tersebut juga dengan kandungan air (water cut) 0 persen.<\/p>\n<p>Selama pelaksanaan pengeboran, lanjutnya, tim menghadapi sejumlah tantangan teknis, antara lain long open hole section, potensi sloughing shale, loss circulation, fault crossing, hingga risiko differential sticking pada interval produksi.<\/p>\n<p>&#8220;Namun melalui perencanaan matang, penerapan praktik pengeboran yang tepat, serta kolaborasi lintas fungsi, pekerjaan dapat diselesaikan secara aman dan andal,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\">Baca juga :\u00a0Produksi Sumur LLA-5 Tembus 780 BOPD, Lampaui Target<\/p>\n<p>Pengeboran Sumur Menggala South-21 dimulai pada Juni 2026 dan berhasil diselesaikan pada 19 Juli 2026. Selain menghasilkan potensi produksi yang tinggi, pelaksanaan proyek ini juga mencatatkan kinerja operasi yang baik dengan penyelesaian pekerjaan 9% lebih cepat dibandingkan rencana serta menghasilkan efisiensi biaya 44% yang signifikan.<\/p>\n<p>Operasi pengeboran menggunakan Rig GW-337 berkapasitas 550 Horse Power Electric Rig juga berlangsung tanpa insiden keselamatan kerja. Keberhasilan tersebut sebutnya memperkuat optimisme terhadap potensi pengembangan lanjutan di area Menggala dan sekitarnya.<\/p>\n<p>&#8220;PHR terus melakukan evaluasi subsurface dan optimalisasi pengembangan lapangan guna memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap ketahanan energi nasional,&#8221; tambahnya. (Ant\/E-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/914584\/sumur-baru-phr-hasilkan-2035-barel-minyak-per-hari\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok. PT Pertamina Hulu Rokan) PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melaporkan produksi 2.035 barel minyak per hari (BOPD) dari pengembangan sumur &#8216;infill&#8217; atau sumur baru di antara sumur yang sudah ada dengan nama Menggala South-21 di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau. General Manager Zona Rokan Andre Wijanarko mengatakan, keberhasilan Sumur Menggala South-21 menunjukkan pengembangan lapangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19983,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-19982","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19982","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19982"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19982\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20131,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19982\/revisions\/20131"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19983"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19982"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19982"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19982"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}