{"id":1893,"date":"2024-03-17T19:05:57","date_gmt":"2024-03-17T19:05:57","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=1893"},"modified":"2024-03-17T19:05:57","modified_gmt":"2024-03-17T19:05:57","slug":"jelajahi-alam-way-kambas-saat-ramadan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=1893","title":{"rendered":"Jelajahi Alam Way Kambas saat Ramadan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/480x320\/news\/2024\/03\/6289fcf51901ff22b9e8b94b3896c050.jpg\" alt=\"Jelajahi Alam Way Kambas saat Ramadan\"\/><br \/>\nSuasana Taman Nasional Way Kambas, Minggu (17\/3). Nampak para gajah sedang asyik mencari makan.(Lampung Post\/Andre Prasetyo\u00a0Nugroho)<\/p>\n<p>BULAN Ramadan bisa menjadi momen yang tepat untuk berwisata alam. Taman Nasional Way Kambas menjadi salah satu pilihan destinasi bagi masyarakat yang ingin berlibur saat Ramadan.<\/p>\n<p>Berjarak sekitar 2 jam dari ibu kota Provinsi Lampung, Taman Nasional Way Kambas, yang berlokasi di Kabupaten Lampung Timur, tetap buka di bulan suci Ramadan.\n<\/p>\n<p>&#8220;Kami tetap buka dari pagi sampai sore hari selama Ramadan,&#8221; kata Humas Taman Nasional Way Kambas, Sukatmoko, Minggu (17\/3).  <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Jelang Ramadan Sekolah Gajah Saree di Aceh Ramai Pengunjung\n<\/p>\n<p>Sukatmoko menyebut Taman Nasional Way Kambas juga dapat menjadi alternatif bagi keluarga atau wisatawan yang ingin melihat langsung gajah Sumatra dan satwa lainnya.\n<\/p>\n<p>Menurutnya. selama bulan Ramadan, Taman Nasional Way Kambas terbuka untuk umum yang ingin melakukan wisata jelajah alam.\n<\/p>\n<p>&#8220;Kita batasi dengan melakukan pembatasan kendaraan. Dalam satu kendaraan tidak boleh lebih dari 20 orang, agar tidak ada penumpukan di kawasan taman. Hal itu berlaku sampai ke depannya,&#8221; terangnya.  <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Seekor Anak Gajah Sumatera Lahir di Taman Nasional Way Kambas\n<\/p>\n<p>Sukatmoko menyebut harga untuk masuk Taman Nasional Way Kambas adalah sebesar Rp 40 ribu, sudah termasuk biaya parkir, alat transportasi tempat parkir ke dalam taman nasional, dan pemandu wisata.\n<\/p>\n<p>&#8220;Pengunjung sudah dapat melihat aktivitas gajah dan berkeliling di sekitar arealnya,&#8221; ujarnya.\n<\/p>\n<p>Selain itu, ia meminta agar pengunjung yang ingin berwisata di Way Kambas tidak membuang sampah sembarangan.\n<\/p>\n<p>&#8220;Kami minta jaga sikap dan terutama tidak membuang sampah sembarangan,&#8221; pungkasnya. (Z-1)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ramadan\/659394\/jelajahi-alam-way-kambas-saat-ramadan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suasana Taman Nasional Way Kambas, Minggu (17\/3). Nampak para gajah sedang asyik mencari makan.(Lampung Post\/Andre Prasetyo\u00a0Nugroho) BULAN Ramadan bisa menjadi momen yang tepat untuk berwisata alam. Taman Nasional Way Kambas menjadi salah satu pilihan destinasi bagi masyarakat yang ingin berlibur saat Ramadan. Berjarak sekitar 2 jam dari ibu kota Provinsi Lampung, Taman Nasional Way Kambas, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1894,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[35,37],"tags":[],"class_list":["post-1893","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-internasional","category-berita-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1893","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1893"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1893\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1946,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1893\/revisions\/1946"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1894"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1893"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1893"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1893"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}