{"id":18680,"date":"2026-06-12T00:02:27","date_gmt":"2026-06-12T00:02:27","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=18680"},"modified":"2026-06-12T00:02:28","modified_gmt":"2026-06-12T00:02:28","slug":"profil-sphephelo-sithole-pemain-pertama-penerima-kartu-merah-di-piala-dunia-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=18680","title":{"rendered":"Profil Sphephelo Sithole, Pemain Pertama Penerima Kartu Merah di Piala Dunia 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/12\/1781209638_643ecb9a2b30d1126865.jpg\" alt=\"Profil Sphephelo Sithole, Pemain Pertama Penerima Kartu Merah di Piala Dunia 2026\"\/><br \/>\n                                Gelandang timnas Afrika Selatan Sphephelo Sithole (nomor punggung 13)(AFP\/YURI CORTEZ)<\/p>\n<p>PIALA Dunia 2026 baru saja dimulai, namun sebuah catatan sejarah yang tidak diinginkan telah tercipta. Gelandang andalan timnas Afrika Selatan, Sphephelo Sithole, menjadi pemain pertama yang harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu merah langsung dalam turnamen akbar ini.<\/p>\n<p>Insiden tersebut terjadi di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-49. Sithole dianggap melakukan pelanggaran fatal dengan menjatuhkan pemain lawan, Brian Gutierrez, yang dinilai wasit memiliki peluang bersih untuk mencetak gol (DOGSO &#8211; Denial of an Obvious Goal-Scoring Opportunity). Keputusan tegas wasit ini membuat Afrika Selatan harus berjuang dengan 10 pemain di sisa pertandingan.<\/p>\n<p>Siapa Sphelo Sithole?<\/p>\n<p>Lahir pada 3 Maret 1999 di Durban, Afrika Selatan, Sphephelo Sithole dikenal sebagai gelandang bertahan yang tangguh dan memiliki visi bermain yang solid.<\/p>\n<p class=\"related-news\">Baca juga :\u00a0Profil Julian Quinones: Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026<\/p>\n<p>Karier sepak bolanya banyak dihabiskan di Portugal, tempat ia menimba ilmu di akademi Sporting CP sebelum akhirnya menembus level profesional bersama Belenenses SAD dan kemudian memperkuat Tondela.<\/p>\n<p>Di level internasional, Sithole merupakan pilar penting dalam skema permainan pelatih Afrika Selatan. Ia dikenal karena kemampuannya memutus serangan lawan dan mendistribusikan bola dari lini belakang ke depan. Namun, agresivitasnya di lapangan kali ini berbuah pahit di panggung tertinggi sepak bola dunia.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; margin-bottom: 20px;\">Biodata Singkat Sphefelo Sithole :<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Nama Lengkap: Sphelo Sithole<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Tanggal Lahir: 3 Maret 1999<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Posisi: Gelandang Bertahan<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Klub Saat Ini: Tondela (Portugal)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Tim Nasional: Afrika Selatan (Bafana Bafana)<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<p>Kronologi Kartu Merah Menit ke-49<\/p>\n<p>Pertandingan yang awalnya berjalan ketat berubah drastis saat memasuki menit ke-49. Dalam sebuah skema serangan balik cepat, Brian Gutierrez berhasil melepaskan diri dari kawalan dan berlari bebas menuju kotak penalti Afrika Selatan. Sithole, yang mencoba mengejar, melakukan tekel yang berujung pada jatuhnya Gutierrez.<\/p>\n<p class=\"related-news\">Baca juga :\u00a0Julian Quinones Cetak Gol Pertama Piala Dunia 2026<\/p>\n<p>Wasit tanpa ragu langsung merogoh saku belakang dan mengeluarkan kartu merah. Meskipun sempat ada protes dari para pemain Bafana Bafana, tinjauan VAR (jika tersedia dalam konteks pertandingan tersebut) tetap menguatkan keputusan bahwa Sithole adalah orang terakhir di lini pertahanan yang menghentikan peluang gol nyata.<\/p>\n<p>Dampak Bagi Timnas Afrika Selatan<\/p>\n<p>Kehilangan Sithole menjadi pukulan telak bagi strategi Afrika Selatan di Piala Dunia 2026. Sebagai jangkar lini tengah, absennya Sithole di laga berikutnya akibat suspensi otomatis akan memaksa tim pelatih untuk memutar otak guna menjaga keseimbangan tim. Catatan sebagai pemain pertama yang menerima kartu merah di edisi 2026 ini tentu menjadi beban moral tersendiri bagi sang pemain muda.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 20px;\">&#13;<br \/>\n\t&#13;<br \/>\n\t\t&#13;<br \/>\n\t\t\tDetail Insiden&#13;<br \/>\n\t\t\tKeterangan&#13;<br \/>\n\t\t&#13;<br \/>\n\t&#13;<br \/>\n\t&#13;<br \/>\n\t\t&#13;<br \/>\n\t\t\tWaktu Kejadian&#13;<br \/>\n\t\t\tMenit ke-49&#13;<br \/>\n\t\t&#13;<br \/>\n\t\t&#13;<br \/>\n\t\t\tJenis Pelanggaran&#13;<br \/>\n\t\t\tKartu Merah Langsung (DOGSO)&#13;<br \/>\n\t\t&#13;<br \/>\n\t\t&#13;<br \/>\n\t\t\tLawan Terlibat&#13;<br \/>\n\t\t\tBrian Gutierrez&#13;<br \/>\n\t\t&#13;<br \/>\n\t\t&#13;<br \/>\n\t\t\tStatus Sejarah&#13;<br \/>\n\t\t\tKartu Merah Pertama di Piala Dunia 2026&#13;<br \/>\n\t\t&#13;<br \/>\n\t&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Kini, publik sepak bola Afrika Selatan berharap Bafana Bafana mampu bangkit dari situasi sulit ini, sementara Sithole harus belajar dari kesalahan fatalnya demi masa depan kariernya di kancah internasional. <\/p>\n<p>PENAFIAN<\/p>\n<p>Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/899683\/profil-sphephelo-sithole-pemain-pertama-penerima-kartu-merah-di-piala-dunia-2026\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gelandang timnas Afrika Selatan Sphephelo Sithole (nomor punggung 13)(AFP\/YURI CORTEZ) PIALA Dunia 2026 baru saja dimulai, namun sebuah catatan sejarah yang tidak diinginkan telah tercipta. Gelandang andalan timnas Afrika Selatan, Sphephelo Sithole, menjadi pemain pertama yang harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu merah langsung dalam turnamen akbar ini. Insiden tersebut terjadi di awal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18681,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[35],"tags":[],"class_list":["post-18680","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-internasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18680","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18680"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18680\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18692,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18680\/revisions\/18692"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18681"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18680"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18680"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18680"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}