{"id":17375,"date":"2026-05-20T17:10:23","date_gmt":"2026-05-20T17:10:23","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=17375"},"modified":"2026-05-20T17:10:24","modified_gmt":"2026-05-20T17:10:24","slug":"who-risiko-wabah-ebola-tinggi-di-tingkat-regional-rendah-secara-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=17375","title":{"rendered":"WHO Risiko Wabah Ebola Tinggi di Tingkat Regional, Rendah secara Global"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/05\/20\/1779283453_a98d03bd8270454b8dd6.jpg\" alt=\"WHO: Risiko Wabah Ebola Tinggi di Tingkat Regional, Rendah secara Global\"\/><br \/>\n                                Ilustrasi. (Agung)<\/p>\n<p>ORGANISASI\u00a0Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (20\/5\/2026) menyatakan bahwa risiko wabah Ebola yang mematikan di Republik Demokratik Kongo (DRC) saat ini berada pada level tinggi di tingkat nasional dan regional, tetapi\u00a0tetap rendah di tingkat global.<\/p>\n<p>Para ahli WHO mengungkapkan bahwa meskipun investigasi mengenai asal-usul wabah masih berlangsung, skala situasi di wilayah timur DRC menunjukkan bahwa wabah ini kemungkinan besar dimulai sejak beberapa bulan yang lalu sebelum terdeteksi.<\/p>\n<h2>Status Darurat Kesehatan Internasional<\/h2>\n<p>Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menetapkan situasi ini sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (PHEIC). Ini merupakan tingkat alarm tertinggi kedua di bawah Peraturan Kesehatan Internasional (IHR), yang memicu respons darurat di berbagai negara.<\/p>\n<p class=\"related-news\">Baca juga :\u00a0Wabah Virus Bundibugyo: Kronologi Temuan Kasus Ebola di Kongo dan Uganda<\/p>\n<p>Meski demikian, Komite Darurat WHO menegaskan bahwa wabah ini belum memenuhi ambang batas untuk dikategorikan sebagai darurat pandemi global. &#8220;Situasi saat ini memenuhi kriteria darurat kesehatan internasional, tetapi kami sepakat bahwa ini belum memenuhi kriteria darurat pandemi,&#8221; ujar Lucille Blumberg, ketua komite tersebut.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; margin-bottom: 20px;\">Data Terkini Wabah Ebola (Mei 2026):<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Kasus Terkonfirmasi: 51 kasus di Provinsi Ituri dan Kivu Utara, DRC.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kasus Suspek: Hampir 600 kasus.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Tersangka Kematian: 139 nyawa.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Penyebaran Lintas Batas: 2 kasus di Kampala, Uganda (1 meninggal dunia).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kasus Internasional: Seorang warga negara AS (dr. Peter Stafford) dievakuasi ke Jerman untuk perawatan.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2>Tantangan Pelacakan dan Transmisi<\/h2>\n<p>Anais Legand, petugas teknis WHO untuk demam berdarah virus, menyatakan bahwa prioritas utama saat ini adalah memutus rantai penularan. &#8220;Mengingat skalanya, kami memperkirakan virus telah bersirkulasi selama beberapa bulan. Fokus kami adalah pelacakan kontak, isolasi, dan perawatan bagi semua kasus suspek maupun terkonfirmasi,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Tedros memperingatkan bahwa angka kasus diperkirakan akan terus meningkat mengingat lamanya virus bersirkulasi sebelum terdeteksi oleh sistem kesehatan.<\/p>\n<p class=\"related-news\">Baca juga :\u00a0WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai Darurat Kesehatan Internasional<\/p>\n<h2>Ketegangan Diplomatik dengan Amerika Serikat<\/h2>\n<p>Wabah ini juga memicu ketegangan politik. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengkritik WHO dengan menyebut organisasi tersebut sedikit terlambat\u00a0dalam mengidentifikasi wabah mematikan ini. Kritik ini muncul di tengah proses penarikan diri AS dari WHO yang diinisiasi kembali oleh Presiden Trump tahun lalu.<\/p>\n<p>Menanggapi kritik tersebut, Tedros menyatakan bahwa komentar tersebut mungkin muncul dari kurangnya pemahaman tentang cara kerja IHR. Ia menekankan bahwa peran WHO adalah mendukung kedaulatan negara dalam merespons wabah, bukan menggantikan tanggung jawab pemerintah nasional.<\/p>\n<p>Para ahli kesehatan global memperingatkan bahwa mundurnya AS sebagai salah satu penyandang dana terbesar kesehatan dunia dapat berdampak serius pada upaya penyelamatan nyawa dan penanganan wabah mematikan, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah. (CBS\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/892215\/who-risiko-wabah-ebola-tinggi-di-tingkat-regional-rendah-secara-global\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi. (Agung) ORGANISASI\u00a0Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (20\/5\/2026) menyatakan bahwa risiko wabah Ebola yang mematikan di Republik Demokratik Kongo (DRC) saat ini berada pada level tinggi di tingkat nasional dan regional, tetapi\u00a0tetap rendah di tingkat global. Para ahli WHO mengungkapkan bahwa meskipun investigasi mengenai asal-usul wabah masih berlangsung, skala situasi di wilayah timur DRC menunjukkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17376,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-17375","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17375"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17375\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17389,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17375\/revisions\/17389"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}