{"id":17260,"date":"2026-05-18T17:05:57","date_gmt":"2026-05-18T17:05:57","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=17260"},"modified":"2026-05-18T17:05:58","modified_gmt":"2026-05-18T17:05:58","slug":"siapa-yang-kalah-dalam-persaingan-pasar-pernikahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=17260","title":{"rendered":"Siapa yang kalah dalam persaingan pasar pernikahan?"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>\tSiapa yang kalah dalam persaingan pasar pernikahan? &#8211; REVOLUSI Marginal<\/p>\n<div class=\"page-wrapper\">\n<div class=\"page-content\">\n<p>          Terima kasih! Anda telah berhasil ditambahkan ke daftar langganan email Marginal Revolution.<\/p>\n<div class=\"entry-content\">\n<p>Selama setengah abad terakhir, perguruan tinggi empat tahun di AS telah bergeser dari yang menerima sebagian besar laki-laki menjadi sebagian besar perempuan, sementara posisi ekonomi laki-laki yang tidak kuliah telah sangat melemah. Kami mengkaji bagaimana perubahan-perubahan ini sejalan dengan perubahan struktur pasar pernikahan di seluruh kelompok dan wilayah. Karena semakin langkanya laki-laki yang berstatus perguruan tinggi, perempuan yang berkuliah berhasil mempertahankan tingkat pernikahan yang stabil dengan menikahi laki-laki yang berpenghasilan tinggi dan bukan berasal dari perguruan tinggi. Pergeseran ini\u2014dikombinasikan dengan penurunan ekonomi yang lebih luas pada laki-laki non-perguruan tinggi\u2014telah secara tajam mengurangi jumlah pasangan yang stabil secara ekonomi yang tersedia bagi perempuan non-perguruan tinggi: jumlah laki-laki non-perguruan tinggi yang berpenghasilan di atas rata-rata nasional dan tidak menikah dengan perempuan perguruan tinggi telah turun lebih dari 50%. Bukti lintas wilayah menunjukkan bahwa kesenjangan pendidikan dalam perkawinan lebih kecil di mana laki-laki yang tidak kuliah menghadapi tingkat pengangguran dan penahanan yang lebih rendah. Secara keseluruhan, bukti-bukti menunjukkan bahwa memburuknya hasil pendidikan bagi laki-laki terutama telah melemahkan prospek pernikahan bagi perempuan yang tidak kuliah.<\/p>\n<p>Itu dari kertas kerja NBER baru oleh   <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>                <% if (model.children &#038;&#038; model.children.length) { %> <% if ( model. depth >= startingDepth &#038;&#038; model. depth <= maxDepth ) { %> <% _.each(model.children, function(child) { %> <%= templateFn({ model: child, templateFn: templateFn, startingDepth: startingDepth, maxDepth: maxDepth }) %> <% }); %> <% } %> <% } %> <% if (model.kedalaman == maxDepth + 1 &#038;&#038; model.anak-anak) { %><br \/>\n                  <span class=\"load-more\">Lanjutkan rangkaian pesan ini \u2192<\/span><br \/>\n                <% } %><\/p><\/div>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/feeds.feedblitz.com\/~\/956554208\/0\/marginalrevolution~Who-is-losing-out-in-marriage-market-competition.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siapa yang kalah dalam persaingan pasar pernikahan? &#8211; REVOLUSI Marginal Terima kasih! Anda telah berhasil ditambahkan ke daftar langganan email Marginal Revolution. Selama setengah abad terakhir, perguruan tinggi empat tahun di AS telah bergeser dari yang menerima sebagian besar laki-laki menjadi sebagian besar perempuan, sementara posisi ekonomi laki-laki yang tidak kuliah telah sangat melemah. Kami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2015,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-17260","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17260","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17260"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17260\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17264,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17260\/revisions\/17264"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17260"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17260"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17260"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}