{"id":1606,"date":"2024-03-02T17:28:04","date_gmt":"2024-03-02T17:28:04","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=1606"},"modified":"2024-03-02T17:28:05","modified_gmt":"2024-03-02T17:28:05","slug":"7-wisata-pulau-komodo-fasilitas-dan-daya-tarik-yang-eksotis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=1606","title":{"rendered":"7 Wisata Pulau Komodo, Fasilitas dan Daya Tarik yang Eksotis"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/480x320\/news\/2024\/03\/11197e7a2588b4a23d49721021e8143b.jpg\" alt=\"7 Wisata Pulau Komodo, Fasilitas dan Daya Tarik yang Eksotis\"\/><br \/>\nSungai Komodo(wikipedia)<\/p>\n<p>Pulau Komodo, salah satu pulau di Nusa Tenggara Timur ini menjadi destinasi wisata ekstrim yang tidak pernah sepi. Pasannya, konservasi binatang purba, komodo dilakukan di sini secara liar. <\/p>\n<p>Menariknya, aktivitas wisata di sini bisa dikatakan cukup aman. Sebab, pengelola telah menyediakan sejumlah pendamping atau pawang komodo untuk mendampingi wisatawan yang ingin berinteraksi dengan hewan purba ini secara dekat.\n<\/p>\n<p>Selain berinteraksi dengan komodo, ada banyak spot menarik yang bisa kamu sambangi di Taman Nasional Komodo. Bahkan objek wisata ini tidak hanya digemari wisatawan domestik, melainkan juga wisatawan dari luar negeri yang ikut meramaikan kunjungan ke Pulau Komodo.  <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a08 Wisata Seminyak Bali, Surganya Pantai di Indonesia\n<\/p>\n<p>Selain itu, kawasan wisata ini juga mempunyai beberapa pulau, diantaranya seperti Pulau Padar, Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Wisata di Taman Nasional ini memang sangat menarik, apalagi dilengkapi oleh keanekaragaman hayati memukau.\n<\/p>\n<h2>Sejarah Pulau Komodo<\/h2>\n<p>Taman nasional ini memang memiliki sejarahnya tersendiri. Bahkan Taman Komodo termasuk salah satu taman nasional yang tertua di negara Indonesia yang telah ada dari tahun 1980, tepatnya pada 6 Maret.\n<\/p>\n<p>Taman ini mempunyai kawasan 173.000 hektare serta sudah pernah menerima banyak penghargaan nasional. Diantaranya ada penghargaan World Heritage Site di tahun 1991, Man and Biosphere Reserve pada tahun 1977, hingga The New 7 Wonder of Nature pada 2011. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a012 Tempat Wisata di Bali Terbaru 2024 dan Viral\n<\/p>\n<p>Tempat wisata ini merupakan habitat untuk hewan purba yang langka dan sampai detik ini masih bertahan, yakni Komodo. Menurut data yang tersedia tahun 2018, spesies Komodo di taman Komodo telah mencapai 2.872 ekor.\n<\/p>\n<h2>Daya Tarik Wisata di Pulau Komodo<\/h2>\n<p>Ada beberapa daya tarik yang membuat wisatawan enggan melewatkan tempat ini, antara lain :\n<\/p>\n<p>1.\u00a0Melihat Komodo Langsung dari Jarak Dekat <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Wisata Pantai Pandawa Bali, Intip Lokasi dan Harga Tiket Masuknya!\n<\/p>\n<p>Tujuan wisatawan pergi ke tempat ini yaitu dapat menyaksikan Komodo langsung sebagai hewan langka di Indonesia yang telah dilindungi. Pasalnya hewan Komodo tersebut telah tinggal di Taman Nasional ini dari 40 juta tahun silam.\n<\/p>\n<p>Tepat di dalam kawasan taman ini setiap pengunjung bisa menyaksikan kadal raksasa yang berukuran mencapai 2-3 meter dengan berat mencapai 165 kg. Biasanya ketika menyaksikan Komodo dari jarak dekat, harus ditemani oleh tim ranger alias pawangnya langsung sebagai penjaga keamanan.\n<\/p>\n<p>Nantinya pawang ini akan langsung bertugas memandu para wisatawan yang datang ingin melihat hewan langka ini dengan aman dari jarak dekat. Agar dapat menjangkau tempat Komodo berada, para wisatawan mesti mendaki ke Gunung Ara terlebih dahulu dengan waktu sekitar 3 sampai 4 jam. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Enam Pelaku Perusakan TN Komodo Terancam 5 Tahun Penjara\n<\/p>\n<p>Tapi jangan khawatir, sebab kini telah tersedia trek untuk pendakian yang memadai agar para pengunjung dapat menjangkau lokasi dengan mudah. Di samping itu, ada pula tempat yang dapat dijangkau dengan mudah oleh wisatawan yang ingin melihat buaya.\n<\/p>\n<p>Nah, buaya ini terletak di Pulau Rinca. Selain itu, buaya termasuk ke dalam pusat persebaran dari hewan Komodo. Jika kamu ingin menjangkau area ini dapat memakai kapal dari arah Labuan Bajo, dengan waktu tempuh 2 jam.\n<\/p>\n<p>2. Snorkeling <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a08 Wisata Farm House Lembang Bandung Beserta Biayanya\n<\/p>\n<p>Daya tarik dan aktivitas wisata di Pulau Komodo lainnya adalah snorkeling. Untuk aktivitas snorkeling ini, kamu bisa melakukannya di Pulau Kelor. Para wisatawan berkesempatan menikmati pemandangan alam bawah laut memukau, berupa ribuan ikan dan juga ratusan jenis karang yang cantik.\n<\/p>\n<p>Perihal keamanan, area ini sudah bebas dari berbagai satwa berbahaya seperti buaya ataupun komodo yang dapat memangsa manusia.\n<\/p>\n<p>3.\u00a0Menyaksikan Banyak Kelelawar di Area Pulau Kalong <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a010 Tempat Wisata di Semarang Terbaru 2024, Anti-Mainstream\n<\/p>\n<p>Kamu juga bisa mencoba aktivitas unik dan menarik lain dengan melihat kelelawar beterbangan begitu elok. Kamu bisa menyewa kapal secara khusus untuk pergi ke Pulau Kalong demi melihat pemandangan tersebut langsung.\n<\/p>\n<p>Ketika matahari tenggelam, maka kamu dapat melihat ribuan kelelawar beterbangan bebas yang keluar dari tempat peristirahatannya. Kamu bisa mengambil foto menakjubkan agar setiap momen di taman nasional ini terabadikan.\n<\/p>\n<p>4.\u00a0Spot Diving Eksotis <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a013 Tempat Wisata di Surabaya yang Populer di Musim Liburan\n<\/p>\n<p>Keistimewaan wisata yang ada di Pulau Komodo tak hanya bisa kamu jumpai di atas dataran saja. Namun kawasan Pulau Komodo juga memiliki spot diving untuk melihat kekayaan alam yang ada di bawah laut yang eksotis.\n<\/p>\n<p>Bahkan wilayah satu ini menjadi pusat terumbu karang hingga se-Asia Pasifik, karena itu wajar jika alam bawah laut di tempat ini begitu eksotis.\n<\/p>\n<p>5. Batu Samsia <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a010 Tempat Wisata di Jogja Terbaru 2024, Yuk Buruan Ke Sini!\n<\/p>\n<p>Pulau Komodo kerap menjadi tempat penyelaman menakjubkan, dengan beberapa pilihan spot diving favorit. Salah satunya yaitu Batu Samsia. Di spot inilah, kamu bisa mengeksplor saluran air dan menyusurinya. Bahkan kamu bisa berinteraksi bersama kura-kura, hiu, penyu dan satwa air lainnya.\n<\/p>\n<p>6. Kunci kristal\n<\/p>\n<p>Spot menarik lain yang disukai oleh pengunjung yaitu Crystall Rock. Kawasan ini merupakan spot atau titik di area kedalaman 5 mdpl. Di dalam Crystal Rock, kamu dapat menjumpai berbagai macam satwa khas berupa katak ikan, barramundi cod, berbagai jenis ikan, seperti parrotfish dna lainnya. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Wisata Nusa Penida Bali, Destinasi Incaran Wisatawan Asing\n<\/p>\n<p>7. Pantai Merah Muda\n<\/p>\n<p>Ini dia pesona wisata di Pulau Komodo yang sudah tersohor sampai ke penjuru dunia, Pink Beach. Sesuai namanya, landscape pink beach ini memang tampak merah muda yang berpadu dengan birunya air laut.\n<\/p>\n<p>Adapun warna pink pada pantai dapat terjadi akibat hancurnya serpihan koral yang kemudian bercampur bersama pasir pantai. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Candi Prambanan: Keseruan, Info Penting dan Tips Wisata\n<\/p>\n<h2>Akses ke Pulau Komodo<\/h2>\n<p>Menurut administrasi, Pulau Komodo ini terletak di Kecamatan Komodo, tepatnya di Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Indonesia. Sementara itu, transportasi yang bisa kamu gunakan untuk pergi ke Pulau Komodo ini antara lain:\n<\/p>\n<p>1.\u00a0\u00a0 \u00a0Transportasi udara, kamu dapat menaiki pesawat ke Labuan Bajo dari Denpasar untuk selanjutnya bisa melanjutkan perjalanan memakai kapal ferry ke Pulau Komodo.\n<\/p>\n<p>2.\u00a0\u00a0 \u00a0Transportasi darat, jika ingin memakai transportasi darat sebaiknya naik bus ke Labuan Bajo menuju Denpasar. Jika sudah, lanjutkan perjalanan memakai kapal ferry sampai ke Taman Nasional Pulau Komodo.  <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a014 Tempat Wisata di Medan yang Wajib Kamu Kunjungi\n<\/p>\n<p>3.\u00a0\u00a0 \u00a0Transportasi laut, kamu juga bisa memakai transportasi laut dengan memilih keberangkatan ke Labuan Bajo dari arah Tanjung Benoa, Bali. Pilih transportasi memakai kapal Ferry yang bertujuan ke arah Pulau Komodo.\n<\/p>\n<h2>Tiket Masuk ke Pulau Komodo<\/h2>\n<p>Untuk tiket masuk ke Taman Nasional Komodo ini, ada beberapa peraturan yang perlu kamu ketahui antara lain:\n<\/p>\n<p>1.\u00a0\u00a0 \u00a0Wisatawan mancanegara sebesar Rp 150 ribu per orang\/hari.<br \/>2.\u00a0\u00a0 \u00a0Wisatawan domestik dibanderol Rp 5.000 per orang\/hari.<br \/>3.\u00a0\u00a0 \u00a0Rombongan mahasiswa atau pelajar dari mancanegara Rp 100 ribu per orang.<br \/>4.\u00a0\u00a0 \u00a0Rombongan pelajar dan juga mahasiswa dari dalam negeri Rp 3.000 per hari. <\/p>\n<p>Baca juga :\u00a0Kebakaran Hebat Landa Kawasan Wisata Ocarina Batam\n<\/p>\n<h2>Biaya Masuk ke Wahana di Pulau Komodo<\/h2>\n<p>Kamu juga harus tahu tarif masuk ke wahana-wahana atau menggunakan fasilitas di Pulau Komodo, berikut ini:\n<\/p>\n<p>1.\u00a0\u00a0 \u00a0Snorkeling dengan tarif Rp 15 ribu per orang. <br \/>2.\u00a0\u00a0 \u00a0Scuba diving dengan tarif Rp 25 ribu per orang.<br \/>3.\u00a0\u00a0 \u00a0Tarif untuk memancing sekitar Rp 25 ribu per orang.<br \/>4.\u00a0\u00a0 \u00a0Menaiki Kano sekitar Rp 25 ribu per orang.<br \/>5.\u00a0\u00a0 \u00a0Trekking sekitar Rp 5.000 per orang.\n<\/p>\n<p>Di samping rincian biaya di atas, setiap wisatawan yang datang ke sini juga akan dibebankan biaya retribusi untuk daerah dengan nominal Rp 50 ribu. Nominal tersebut ditentukan khusus untuk wisatawan domestik.\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/travelista\/655833\/pulau-komodo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sungai Komodo(wikipedia) Pulau Komodo, salah satu pulau di Nusa Tenggara Timur ini menjadi destinasi wisata ekstrim yang tidak pernah sepi. Pasannya, konservasi binatang purba, komodo dilakukan di sini secara liar. Menariknya, aktivitas wisata di sini bisa dikatakan cukup aman. Sebab, pengelola telah menyediakan sejumlah pendamping atau pawang komodo untuk mendampingi wisatawan yang ingin berinteraksi dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1607,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[34,35,37],"tags":[],"class_list":["post-1606","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-dalam-negeri","category-berita-internasional","category-berita-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1606","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1606"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1606\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1619,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1606\/revisions\/1619"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1607"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1606"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1606"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1606"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}