{"id":15256,"date":"2026-04-16T19:06:28","date_gmt":"2026-04-16T19:06:28","guid":{"rendered":"https:\/\/uang69.id\/?p=15256"},"modified":"2026-04-16T19:06:29","modified_gmt":"2026-04-16T19:06:29","slug":"ini-gejala-stres-yang-sering-tidak-disadari-menurut-psikolog-klinis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uang69.id\/?p=15256","title":{"rendered":"Ini Gejala Stres yang Sering tidak Disadari Menurut Psikolog Klinis"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/04\/16\/1776349283_6f0aa9537b54acd74a45.jpg\" alt=\"Ini Gejala Stres yang Sering tidak Disadari Menurut Psikolog Klinis\"\/><br \/>\n                                Ilustrasi(Dokter Freepik)<\/p>\n<p data-end=\"513\" data-start=\"250\">Stres tidak selalu muncul dalam bentuk rasa tertekan atau sedih yang jelas. Menurut psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, Teresa Indira, kondisi ini sering hadir dalam bentuk yang lebih halus sehingga kerap tidak disadari dan dianggap sebagai hal sepele.<\/p>\n<p>Stres Bisa Muncul Tanpa Disadari<\/p>\n<p data-end=\"735\" data-start=\"553\">Teresa menjelaskan bahwa stres tidak selalu berakar dari peristiwa besar dalam hidup. Banyak orang justru mengalaminya dari tekanan kecil yang terjadi terus-menerus dalam keseharian.<\/p>\n<p data-end=\"1026\" data-start=\"737\">&#8220;Seringkali stres tidak selalu muncul dalam bentuk merasa tertekan atau sedih Justru yang sering terjadi, stres muncul dalam bentuk yang lebih halus dan dianggap sepele. Penting juga untuk dipahami bahwa sumber stres itu tidak selalu berasal dari kejadian besar,&#8221; kata Teresa, Rabu (15\/4).<\/p>\n<p class=\"related-news\">Baca juga :\u00a0Panduan Lengkap Manajemen Stres: Ciri, Dampak, dan Cara Menanggulangi<\/p>\n<p data-end=\"1287\" data-start=\"1028\">Dalam pendekatan psikologi, manusia dipandang sebagai sistem yang saling terhubung antara pikiran, emosi, tubuh, dan perilaku. Karena itu, stres tidak selalu terlihat sebagai pikiran negatif, tetapi bisa tercermin dari kondisi fisik maupun perubahan perilaku.<\/p>\n<p>Tanda-Tanda Stres yang Sering Diabaikan<\/p>\n<p data-end=\"1548\" data-start=\"1334\">Menurut Teresa, ada sejumlah gejala stres yang kerap tidak disadari, seperti mudah lelah meskipun tidak beraktivitas berat, sulit berkonsentrasi, menjadi lebih sensitif, hingga merasa kosong atau tidak bersemangat.<\/p>\n<p data-end=\"1703\" data-start=\"1550\">Gejala lainnya juga bisa muncul dalam bentuk fisik, misalnya sakit kepala, ketegangan di area leher dan bahu, gangguan tidur, serta perubahan pola makan.<\/p>\n<p class=\"related-news\">Baca juga :\u00a0Tips Mudik Aman bagi Penderita GERD: Pilih Perjalanan Malam dan Kelola Stres<\/p>\n<p data-end=\"2000\" data-start=\"1705\">&#8220;Ketika seseorang mengalami stres atau tekanan emosional, tubuh akan ikut bereaksi. Misalnya jantung berdebar, napas menjadi lebih cepat, otot menegang, bahkan sistem pencernaan bisa terganggu. Jika ini berlangsung lama, bisa muncul keluhan seperti maag, sulit tidur, atau mudah lelah,&#8221; katanya.<\/p>\n<p data-end=\"2229\" data-start=\"2002\">Ia juga menambahkan bahwa hubungan antara kondisi fisik dan mental bersifat dua arah. Ketika tubuh tidak dalam kondisi baik, seperti kurang istirahat atau kelelahan, seseorang cenderung lebih sensitif dan sulit mengelola emosi.<\/p>\n<p>Dampak Stres pada Perilaku Sehari-Hari<\/p>\n<p data-end=\"2529\" data-start=\"2275\">Stres juga dapat memengaruhi perilaku, salah satunya membuat seseorang cenderung menunda pekerjaan. Hal ini terjadi karena muncul pikiran bahwa ia tidak mampu menyelesaikan tugas dengan baik, yang kemudian memicu kecemasan dan menghindari tanggung jawab.<\/p>\n<p data-end=\"2769\" data-start=\"2531\">Teresa menjelaskan bahwa stres bisa berasal dari tekanan kecil sehari-hari seperti pekerjaan, kemacetan, kurang tidur, hingga tuntutan sosial. Jika berlangsung terus-menerus, tekanan ini dapat menumpuk dan berdampak pada kesehatan mental.<\/p>\n<p data-end=\"2937\" data-start=\"2771\">Selain itu, stres juga bisa dipicu oleh peristiwa besar seperti putus hubungan, kehilangan orang terdekat, konflik rumah tangga, atau perubahan hidup yang signifikan.<\/p>\n<p data-end=\"3020\" data-start=\"2939\">&#8220;Kedua jenis stres ini sama sama valid dan bisa memengaruhi seseorang,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Cara Sederhana Mengelola Stres<\/p>\n<p data-end=\"3291\" data-start=\"3058\">Untuk membantu mengurangi dampak stres dalam kehidupan sehari-hari, Teresa menyarankan agar seseorang mulai lebih sadar terhadap kondisi dirinya sendiri. Salah satunya dengan berhenti sejenak dari aktivitas untuk menenangkan pikiran.<\/p>\n<p data-end=\"3432\" data-start=\"3293\">Cara sederhana seperti menarik napas dalam, melakukan peregangan ringan, atau berjalan sebentar dapat membantu menurunkan ketegangan tubuh.<\/p>\n<p data-end=\"3668\" data-start=\"3434\">Selain itu, penting juga untuk tidak langsung mempercayai pikiran negatif tentang diri sendiri sebagai kebenaran mutlak. Memberikan ruang untuk menghargai hal-hal kecil yang menyenangkan juga dapat membantu menjaga keseimbangan emosi.<\/p>\n<p data-end=\"3898\" data-start=\"3670\">&#8220;Contohnya sederhana, tetap bisa menikmati makanan, tertawa sebentar dengan teman, atau merasa lega setelah menyelesaikan satu hal kecil. Momen momen ini terlihat kecil, tapi sangat membantu menjaga keseimbangan emosi,&#8221; katanya. (Ant\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/880327\/ini-gejala-stres-yang-sering-tidak-disadari-menurut-psikolog-klinis\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dokter Freepik) Stres tidak selalu muncul dalam bentuk rasa tertekan atau sedih yang jelas. Menurut psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, Teresa Indira, kondisi ini sering hadir dalam bentuk yang lebih halus sehingga kerap tidak disadari dan dianggap sebagai hal sepele. Stres Bisa Muncul Tanpa Disadari Teresa menjelaskan bahwa stres tidak selalu berakar dari peristiwa besar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15257,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"tdm_status":"","tdm_grid_status":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-15256","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15256","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15256"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15256\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15264,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15256\/revisions\/15264"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15257"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15256"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15256"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uang69.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15256"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}