
Pebasket Houston Rockets Tari Eason(AFP/Carmen Mandato/Getty Images)
HOUSTON Rockets mengambil langkah strategis untuk mengamankan masa depan tim dengan mempertahankan forward andalan mereka, Tari Eason. Berdasarkan laporan resmi dari laman NBA pada Jumat (3/7/2026), kedua belah pihak telah menyepakati kontrak baru berdurasi lima tahun dengan nilai total mencapai US$81,5 juta atau setara lebih dari Rp1,4 triliun.
Kesepakatan ini memastikan pemain berusia 25 tahun tersebut akan tetap berseragam Rockets hingga musim 2030-2031. Sebelumnya, Eason berstatus sebagai restricted free agent, sebuah posisi yang memberikan hak kepada Rockets untuk menyamai setiap tawaran yang datang dari klub lain. Namun, proses negosiasi berjalan lancar sehingga kesepakatan tercapai tanpa harus melalui dinamika pasar yang panjang.
Kontribusi Signifikan dan Investasi Jangka Panjang
Keputusan manajemen Rockets untuk memberikan kontrak jangka panjang ini didasari oleh performa impresif Eason di lapangan. Ia dikenal sebagai pemain yang agresif dan memiliki kemampuan luar biasa dalam mengamankan rebound, menjadikannya elemen kunci dalam skema permainan tim.
Pada musim 2025-2026, Eason menunjukkan konsistensi dengan tampil dalam 60 pertandingan. Berikut adalah rincian statistik rata-rata performa Tari Eason pada musim tersebut:
Efisiensi Anggaran Rockets
Menariknya, nilai kontrak yang disepakati dianggap cukup menguntungkan bagi manajemen Rockets. Sejumlah pengamat NBA sebelumnya memproyeksikan Eason bisa mendapatkan bayaran lebih dari US$20 juta per musim. Dengan nilai rata-rata sekitar US$16,3 juta per tahun dalam kontrak baru ini, Rockets dinilai berhasil melakukan efisiensi tanpa kehilangan pemain kunci.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Houston Rockets untuk membangun fondasi tim melalui pengembangan pemain internal. Dengan mempertahankan inti tim muda yang potensial, Rockets diproyeksikan akan menjadi pesaing yang lebih kompetitif di liga NBA dalam beberapa musim mendatang. (Ant/Z-1)

