Home Uncategorized Perpaduan Sandal Kayu dan Batik Jadi Andalan UMKM Tangerang

Perpaduan Sandal Kayu dan Batik Jadi Andalan UMKM Tangerang

1


Perpaduan Sandal Kayu dan Batik Jadi Andalan UMKM Tangerang
Ilustrasi(Dok istimewa )

PEMERINTAH Kota Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Tangerang terus menunjukkan dukungan kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Hal tersebut agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar nasional melalui ajang Jakarta Prime Expo 2026.

Mengusung tema Tangerang Ayo Bersama Membangun Kota, partisipasi Kota Tangerang dalam pameran ini menegaskan langkah pemerintah daerah dalam membuka akses promosi, memperluas pasar, serta memperkuat daya saing produk kreatif lokal.

Jakarta Prime Expo 2026 sendiri merupakan momentum strategis untuk memaksimalkan potensi pasar Jakarta sebagai pusat transaksi dan distribusi nasional serta platform bisnis yang menghadirkan peluang nyata melalui konsep kurasi produk unggulan dan interaksi pasar langsung di pusat ekonomi nasional.

Kegiatan yang berlangsung pada 7–10 Mei 2026 di Mal Artha Gading, Jakarta, ini menghadirkan berbagai instansi daerah dan pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari UMKM, investasi, ekonomi kreatif, hingga pariwisata. Ajang ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, dan masyarakat dalam memperkenalkan potensi unggulan daerah masing-masing.

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Tangerang menjadi salah satu instansi yang aktif membawa berbagai UMKM lokal unggulan untuk tampil lebih kompetitif melalui produk kreatif dengan identitas budaya yang kuat. Salah satu yang menarik perhatian adalah Minimax Gallery, brand sandal kayu handmade asal Tangerang yang didirikan Renny Octavia sejak 2011 dengan konsep sustainable fashion.

Menggunakan kayu jati dan mahoni yang dipadukan dengan kain batik serta tenun tradisional Indonesia, Minimax Gallery menghadirkan sandal handmade premium dengan sentuhan budaya Nusantara dan desain artistik yang unik.

Brand ini juga dikenal karena memanfaatkan limbah kayu furniture dan sisa kain konveksi sebagai bagian dari konsep keberlanjutan sekaligus pemberdayaan pengrajin lokal. Selain Minimax Gallery, brand Salameena turut hadir memperkenalkan koleksi hijab printing dengan desain eksklusif dan elegan yang menyasar pasar modest fashion modern.

Salameena juga mulai mengembangkan produk gamis dan mukena travel untuk menjangkau pasar muslimah yang lebih luas. Keikutsertaan berbagai UMKM lokal dalam Jakarta Prime Expo 2026 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif daerah sekaligus membuka peluang bisnis dan pasar baru bagi pelaku usaha lokal.

“Kami mengundang semua menjadi bagian dari momentum Prime menghadirkan produk yang tepat untuk memperluas pasar dan memperkuat daya saing usaha,” kata Renny dalam keterangan resmi. (E-4)



Source link